Moh. Syahdila Darma
Universitas Tadulako

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP PERILAKU PHUBBING PADA SISWA DI SMP NEGERI 1 PALU Moh. Syahdila Darma; Ridwan Syahran; Hasan Hasan; Dian Fitriani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.13775

Abstract

This study set out to examine how effective group counseling based on the Cognitive Restructuring technique is at lowering phubbing behavior among junior high school students at SMP Negeri 1 Palu. A quantitative, quasi-experimental design specifically a non-equivalent control group design was applied. Sixteen students took part, split evenly into an experimental group and a control group of eight each. Phubbing behavior was measured through a questionnaire administered both prior to (pre-test) and following (post-test) the intervention, and the resulting data were tested using the Mann–Whitney U test in SPSS version 26. Analysis confirmed a statistically significant gap between the two groups, reflected in an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.001, below the 0.05 threshold. In descriptive terms, the experimental group's mean phubbing score fell from 53.63 to 43.50, while the control group's mean rose from 52.50 to 54.63. These outcomes suggest that group counseling through Cognitive Restructuring succeeded in curbing students' phubbing tendencies, even though the resulting classification still sits within the moderate range. Accordingly, this counseling approach may be adopted as a viable option for helping students reduce phubbing and strengthen the quality of their social interactions. The study's scope was constrained by a fairly small sample and a brief intervention window, pointing to a need for future work with larger samples and longer intervention periods. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas konseling kelompok berteknik Cognitive Restructuring dalam menekan perilaku phubbing pada siswa SMP Negeri 1 Palu. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif melalui metode quasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Sebanyak 16 siswa dilibatkan sebagai sampel, terbagi rata ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing 8 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket perilaku phubbing yang diisi pada dua tahap, yakni sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian perlakuan. Pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test yang diolah dengan SPSS versi 26. Temuan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001, lebih kecil dari 0,05. Ditinjau secara deskriptif, rata-rata skor kelompok eksperimen turun dari 53,63 menjadi 43,50, sementara kelompok kontrol justru mengalami kenaikan dari 52,50 menjadi 54,63. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa konseling kelompok dengan teknik Cognitive Restructuring berhasil menurunkan perilaku phubbing siswa, kendati klasifikasinya masih berada pada kategori sedang. Oleh sebab itu, layanan ini layak dipertimbangkan sebagai salah satu opsi intervensi bagi guru BK dalam mengatasi phubbing sekaligus memperbaiki kualitas interaksi sosial siswa. Keterbatasan penelitian terletak pada ukuran sampel yang tergolong kecil serta durasi intervensi yang relatif singkat, sehingga kajian berikutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan rentang waktu intervensi yang lebih panjang.