Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Perbanyakan Beauveria bassiana sebagai Biopestisida Menggunakan Media Cair Di Desa Sumberaji Dian Eka Kusumawati; Choirul Anam; Mariyatul Qibtiyah; Istiqomah; Emmy Hamidah; Ana Amiroh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18790

Abstract

Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan dalam budidaya tanaman dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti resistensi hama, penurunan populasi musuh alami, pencemaran lingkungan, serta risiko terhadap kesehatan petani. Kondisi tersebut juga ditemukan pada kelompok tani di Desa Sumberaji yang masih mengandalkan pestisida kimia sebagai metode utama pengendalian hama. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan perbanyakan Beauveria bassiana menggunakan media cair sebagai alternatif biopestisida yang ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi serta memanfaatkan B. bassiana secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan, yaitu observasi, persiapan alat dan bahan, pembuatan rangkaian media cair, penyuluhan dan praktik perbanyakan, serta evaluasi. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah dan diskusi, sedangkan praktik meliputi pembuatan media cair, inokulasi, dan inkubasi jamur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan mampu memahami materi yang diberikan. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai teknik perbanyakan B. bassiana serta pemanfaatannya sebagai biopestisida. Selain itu, peserta menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk menerapkan pengendalian hayati dan mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia. Dengan demikian, pelatihan perbanyakan B. bassiana menggunakan media cair terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung penerapan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.