Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimizing Millennial Farmers' Harvest Results by Maximizing Internet of Things Programs in Lamongan Regency Emmy Hamidah; Saifuddin Zuhri; Idum Satia Santi; Etty Sri Hertini; Yani Prabowo
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 5 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i5.7978

Abstract

                This study is a type of qualitative research with a descriptive approach, namely an approach that describes one by one the main topics in this study. The topics in this study are related to Millennial Farmers, the Internet of Things, and agricultural production results used in this study. The data used in this study are secondary data that researchers obtained indirectly through scientific articles, books, magazines, and other sources used in this study. The data obtained were analyzed by stages of data collection, data selection, data reduction, and drawing conclusions with a more complete explanation in the results and discussion sections. Why is it the choice of millennial farmers? Because millennial farmers are the generation that is most sensitive to and literate in technology. In addition, millennial farmers have a longer term to develop compared to previous generations. In addition, why should it be Lamongan district? Because Lamongan is the largest rice contributor in East Java.
Pelatihan Perbanyakan Beauveria bassiana sebagai Biopestisida Menggunakan Media Cair Di Desa Sumberaji Dian Eka Kusumawati; Choirul Anam; Mariyatul Qibtiyah; Istiqomah; Emmy Hamidah; Ana Amiroh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18790

Abstract

Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan dalam budidaya tanaman dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti resistensi hama, penurunan populasi musuh alami, pencemaran lingkungan, serta risiko terhadap kesehatan petani. Kondisi tersebut juga ditemukan pada kelompok tani di Desa Sumberaji yang masih mengandalkan pestisida kimia sebagai metode utama pengendalian hama. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan perbanyakan Beauveria bassiana menggunakan media cair sebagai alternatif biopestisida yang ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi serta memanfaatkan B. bassiana secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan, yaitu observasi, persiapan alat dan bahan, pembuatan rangkaian media cair, penyuluhan dan praktik perbanyakan, serta evaluasi. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah dan diskusi, sedangkan praktik meliputi pembuatan media cair, inokulasi, dan inkubasi jamur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan mampu memahami materi yang diberikan. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai teknik perbanyakan B. bassiana serta pemanfaatannya sebagai biopestisida. Selain itu, peserta menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk menerapkan pengendalian hayati dan mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia. Dengan demikian, pelatihan perbanyakan B. bassiana menggunakan media cair terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung penerapan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.