Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesesuaian Taman Kota Terhadap Kriteria Ruang Terbuka Hijau Ramah Anak di Kota Makassar Umara Hasmarani Rizqiyah; Firnawati; Jusbaeni; Nahridzah Mahjubuh Shiber; Nurfaizah Marwan
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/julia.v3i2.49345

Abstract

Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Makassar hingga saat ini masih berada di bawah ketentuan minimal dan belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan anak sebagai pengguna utama ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi taman kota yang berpotensi direvitalisasi menjadi RTH ramah anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui sistem penilaian (scoring) terhadap tujuh taman terpilih berdasarkan enam kriteria, yaitu aksesibilitas, potensi lahan, keamanan, fasilitas pendukung, aspek lingkungan, dan keterhubungan dengan ruang publik lainnya. Setiap kriteria dinilai menggunakan skala 1–10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapangan Karebosi dan Taman Maccini Sombala memiliki potensi tertinggi sebagai RTH ramah anak skala kota, sementara Taman Pakui Sayang berpotensi pada skala kecamatan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan RTH ramah anak lebih ditentukan oleh kualitas desain, keamanan, dan integrasi ruang dibandingkan luasan taman semata.
STRUCTURE AND BUILDING MATERIALS OF TRADITIONAL HOUSES IN SADE VILLAGE Umara Hasmarani Rizqiyah; Muhammad Fadhil; Nurul Hasnah; Andi Bunga Rosi
Journal of Synergy Landscape Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Number 1, August 2026 (PRE-PRINT)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/9thj5d77

Abstract

Traditional houses in Sade Village reflect the culture and history of the Sasak people in Central Lombok. Buildings such as Bale Tani, Bale Lumbung, and Berugak are designed to face the tropical climate and potential earthquakes, using natural materials such as bamboo, wood, clay, and thatch. The construction methods are traditional, without nails, using pegs and ropes, and are built collaboratively by local residents. The purpose of this research is to explore the structure and materials of traditional houses in Sade Village using a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews with community leaders, observations, document collection, and literature reviews. The findings show that each building has unique characteristics that correspond to its social and cultural functions. Bale Tani is a dwelling, Bale Lumbung is used for storing agricultural products, and Berugak is used for social activities. The sustainability of these traditional houses is influenced by the selection of environmentally friendly local materials and inherited construction techniques. These buildings function as residences as well as symbols of the identity, spirituality, and ecological values of the Sasak people. This research is expected to serve as a reference for preserving traditional architecture and developing modern building designs based on local wisdom.