Sherly Marisya
S1 Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, 25166, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pencegahan Kutu Rambut Siswi SD Sherly Marisya; Adrial Adrial; Rizanda Machmud; Nurhayati Nurhayati; Rosfita Rasyid; Rahma Tsania Zhuhra
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v7i2.1380

Abstract

Latar Belakang: Infestasi kutu rambut merupakan permasalahan kesehatan dunia yang umum ditemukan pada anak usia sekolah. Infestasi kutu rambut merupakan masalah kesehatan pada anak yang mampu menyebabkan komplikasi fisik, mental, dan sosial. Edukasi kesehatan bagi anak dapat menggunakan media board game sebagai upaya pencegahan perburukan infestasi kutu rambut. Oleh karena itu, penelitian ini didesain untuk mengkaji pengaruh edukasi kesehatan dengan menggunakan board game pada siswi SD terhadap perubahan pengetahuannya. Objektif: Penelitian ini mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan tentang kutu rambut dengan media board game terhadap perubahan pengetahuan pencegahan siswi sekolah dasar. Metode: Kami melaksanakan penelitian pre-eksperimental dengan desain penelitian cross-sectional pada siswi sekolah dasar di Kota Padang, Sumatra Barat, Indoenesia. Sejumlah 96 orang siswi sekolah dasar diikutsertakan dalam penelitian dengan sistem random sampling. Sebuah board game didesain sebagai bentuk intervensi pada penelitian ini. Kami menggunakan kuesioner terstandarisasi untuk mengumpulkan informasi terkait pengetahuan tentang infestasi dan pencegahan kutu rambut, sebelum dan sesudah intervensi. Wilcoxon Signed Rank digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil: Sejumlah 24 responden memiliki pengetahuan yang baik terkait infestasi dan pencegahan kutu rambut sebelum intervensi. Setelah intervensi dilakukan, terdapat peningkatan menjadi 71 responden dengan nilai p 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Perubahan pengetahuan dari kategori pengetahuan cukup menjadi pengetahuan baik sesudah diintervensi dengan board games pada siswi sekolah dasar.