Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI KERUSAKAN PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN Adil Farhan Prasetyo; Taufiqur Rachman; Chairul Paotonan
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v3i1.13236

Abstract

Kawasan pantai merupakan wilayah pelindung antara lautan dan daratan dan banyak menyimpan potensi kekayaan alam yang layak untuk dimanfaatkan dan dikelola lebih lanjut dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, baik sebagai pelabuhan, kawasan industri, maupun pariwisata. Berdasarkan penelitian terdahulu, dalam beberapa tahun terakhir, sepanjang pantai di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan telah megalami perubahan garis pantai yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh faktor alam maupun aktifitas manusia. Makalah ini menyajikan hasil identifikasi berbagai kerusakan yang terjadi di sepanjang pantai kawasan pesisir Kecamatan Galesong Utara dengan metode survei lapangan melalui pengamatan, pengukuran, kajian data pendukung maupun penelitian sebelumnya. Hasil penelitian diperoleh kerusakan pantai yang terbesar terjadi di 3 lokasi yaitu: abrasi dan kerusakan bangunan pantai yang terletak di koordinat S: 05o14'43,97'' dan E: 119o22'47,70''; hantaman gelombang S: 05o17'17,20'' dan E: 119o22'20,58''; dan pemukiman penduduk yang dekat dengan pantai sehingga banyak masyrakat yang beraktifitas disekitar pantai tanpa mengidahkan kaidah lingkungan yang berkelanjutan terletak di koordinat S: 05o17'37,87'' dan E: 119o22'15,92''.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN INSTALASI BANGUNAN LEPAS PANTAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS Aqila Maghfira; Andhika Hayyu Pratama; Chairul Paotonan
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 6, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v6i2.31600

Abstract

Dalam industri perminyakan dan gas alam, bangunan lepas pantai (offshore) memegang peran krusial dalam proses produksi sumber daya bawah laut. Namun, lingkungan kerja di bangunan tersebut memiliki berbagai risiko yang bisa mengancam keselamatan para pekerja. Oleh karena itu, Job Safety Analysis (JSA) menjadi instrumen penting untuk menilai dan mengelola risiko keselamatan kerja pada instalasi bangunan lepas pantai. JSA adalah prosedur sistematis yang digunakan untuk menganalisis langkah-langkah pekerjaan, mengidentifikasi potensi bahaya, dan menentukan tindakan pencegahan yang sesuai. Pada konteks instalasi bangunan lepas pantai, JSA menangani isu-isu khusus seperti risiko kebakaran, ledakan, keracunan gas, tenggelam, serta risiko lain yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem atau kesalahan operasional. Dalam paper ini, kita meninjau metodologi JSA melalui vidio animasi tahap tahap proses instalasi bangunan lepas pantai dan bagaimana ia diterapkan pada instalasi bangunan lepas pantai. Dengan menerapkan JSA yang efektif, industri bangunan lepas pantai dapat meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi insiden, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi para pekerjanya. Kesimpulannya, JSA adalah alat yang penting dan harus diterapkan dengan ketat untuk menjamin operasi yang aman di instalasi bangunan lepas pantai.  
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN BONGKAR MUAT KONTAINER DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS Muhammad Akbar; Indah Pratiwi; Chairul Paotonan
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 6, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v6i2.31693

Abstract

An activity at a container port  is  not without risk, usually operating lifting and transportation support equipment in the form  of rubber tyre gantry crane (RTG) or  loading container crane (CC). In loading and unloading is one of the big causes of work accidents. One way to control potential risks and hazards is first by analyzing the possibility of work accidents using Job Safety Analysis (JSA) to minimize the possibility of work accidents during the loading and unloading process. This study aims to analyze the  potential hazards and risks arising in each container handling activity, using JSA analysis and identifying actions or procedures to control potential hazards and risks that will arise at each stage of work. The advantage of this research is that it can be used as a basis and information in the form of hazards and risks of work accidents and to conduct occupational safety analysis such as assessment of the risk of work accidents in this field. The process of loading and unloading containers is a reference in controlling the risk of accidents in the workplace, especially during handling or haulage activities. The analysis process is carried out after, the process of identifying potential hazards is carried out. Risk assessment is a process of prioritizing the control of the risk level of accidents or occupational diseases, so as to reduce the increased risk of accidents in the loading and unloading process
KAJIAN ANALISIS TRANSPOR SEDIMEN DI LOLASI RENCANA PELABUHAN KAWASAN INDUSTRI BANTAENG Chofifah Datu Bulawan; Chairul Paotonan; Hasdinar Umar
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 6, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v6i2.31694

Abstract

Bantaeng Industrial Zone (KIBA) is located in Bantaeng Regency and was initiated with the establishment of Bantaeng Regional Regulation Number 2 of 2012 concerning the Spatial Planning of Bantaeng Regency for the period 2012-2032. The Pa'jukukang Subdistrict was designated as a large industrial area covering an area of 3,128 hectares. KIBA was also designated as a National Strategic Project (PSN) through Presidential Regulation 9 of 2022 regarding the Amendment to Presidential Regulation 7/2021 on the Amendment of the National Strategic Project List. Based on data from the Bantaeng Regency Investment and One-Stop Service Office from 2010 to 2017, there were 13 companies with various business fields. Changes in the coastline along the Bantaeng coast are caused by sediment transport resulting from wind and wave action. This study aims to determine the characteristics of sediment and the annual sediment transport rate along the coast. The sediment transport analysis results indicate that for the representative 1% wave, it is 2,134.84 m3/year, for the representative 10% wave, it is 993.91 m3/year, for the representative 50% wave, it is 461.45 m3/year, and for the representative 100% wave, it is 147.89 m3/year. All sediment transport is directed westward. The larger the percentage of the representative wave, the smaller the total sediment transport discharge (Q) produced.