Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN KUALITAS AIR TANAH WILAYAH PESISIR KABUPATEN MAJENE Yusman Yusman; Habibi Palippui; Apriansah Apriansah
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 2, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v2i1.13276

Abstract

Permasalahan mendasar pada wilayah pesisir adalah kualitas air tanah yang disebabkan oleh proses pembentukannya berasal dari proses penyerapan air permukaan dan intrusi air laut serta batuan batuan yang dilewati selama proses penyerapannya. Kebutuhan air minum masyarakat di peisisir Kabupaten Majene berasal dari sumur bor yang kedalaman sumurnya rata-rata 10 meter tanpa pengolahan terlebih dahulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif yang menggambarkan kualitas air tanah suatu wilayah, kualitas air yang dianalisis adalah Kesadahan, kadar oksigen (DO), dan salinitas yang dilaksanakan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Jumlah sampel sebanyak 23 sampel yang tersebar di 7 kecamatan. Tiap kecamatan diambil 3 titik lokasi sampel yang dianggap mewakili. Dari hasil penelitian diperoleh kadar DO berkisar dari 6,90 mg/l – 8,28 mg/l yang masih berada dalam ambang batas, kesadahan paling rendah 49 mg/l dan paling tinggi 1509,2 mg/l yang melebihi ambang batas sebesar 500 mg/l dan kadar salinitas dari 0,003 ‰ sampai paling tinggi 3,6 ‰ yang dapat dikategorikan air payau.
KINERJA PELAYANAN OPERASIONAL BONGKAR MUAT DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD DI MAKASSAR NEW PORT Nurjurana Jusman; Ashury Ashury; Habibi Palippui
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v4i1.19366

Abstract

Makassar New Port atau biasa disingkat dengan MNP harus memiliki pengukuran kinerja yang terukur dan mampu mencerminkan aspek keuangan dan non keuangan yang digabung dalam satu pendekatan yang dinamakan balanced scorecard serta bertujuan untuk menyusun pengukuran kinerja MNP dengan mengimplementasikan balanced scorecard. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif yang akan menghasilkan data kuantitatif, dengan menggunakan data primer diambil dengan cara wawancara kepada narasumber Deputy General Manager of Operation and Commercial MNP dan penyebaran kuesioner dengan menggunakan dua jenis responden yaitu karyawan MNP dan pengguna jasa. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini diambil dari data keuangan, data karyawan dan data operasional bongkar muat MNP tahun 2020, penelitian ini dilaksanakan di Makassar New Port serta perusahaan pengguna jasa yang ada di Makassar diantaranya TEMAS Line, MERATUS Line dan SPIL. Analisis dalam penelitian ini dengan dependekatan balanced scorecard yang menggunakan empat perspektif diantaranya adalah perspektif keuangan, perspektif pelanggan dalam hal ini pengguna jasa, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian pada perspektif keuangan menunjukkan nilai dari profit margin yang fluktuatif pada setiap bulannya di tahun 2020. Perspektif pengguna jasa ditunjukkan dengan indikator kepuasan pelanggan menghasilkan tingkat kepuasan kategori sangat baik dengan persentase 81%, peningkatan ship call berkaitan dengan perspektif keuangan yang nilainya fluktiatif. Perspektif proses bisnis internal dihitung dengan indikator TRT, BOR, YOR, BCH, BSH, arus tingkat bongkar muat dan utilitas peralatan MNP dengan membandingkan nilai dari standar kinerja yang telah ditentukan oleh DIRJEN Perhubungan Laut termasuk dalam kategori baik. Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dihitung dengan kepuasan kinerja karyawan MNP menghasilkan kategori yang sangat baik dengan persentase sebesar 78%. Dari hasil keseluruhan perspektif maka implementasi balanced scorecard menghasilkan kinerja MNP dengan hasil rata-rata baik. Keywords: Makassar New Port, Kinerja Pelabuhan, Balanced Scorecard