Hasil belajar siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Penerapan model pembelajaran yang inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek, diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Tarutung Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung yang berjumlah 195 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII-B sebanyak 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-C sebanyak 30 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar sebanyak 33 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest pada kelas eksperimen sebesar 81,80 dan meningkat menjadi 88,99 pada posttest, sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata pretest sebesar 58,10 dan meningkat menjadi 59,70 pada posttest. Hasil perhitungan N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 0,33, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,00. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test, diperoleh nilai t_hitung = 10,390 dan t_tabel = 1,699 pada taraf signifikan α = 0,05, sehingga t_hitung > t_tabel. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarutung Tahun Ajaran 2025/2026.