Pembelajaran sastra di sekolah sering kali masih berfokus pada kegiatan membaca dan memahami teks, sementara aspek kreativitas dalam menulis karya sastra belum berkembang secara optimal. Salah satu bentuk pembelajaran yang dapat mendorong kreativitas siswa adalah kegiatan menulis naskah drama yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran menulis naskah drama berbasis digital storytelling guna meningkatkan kreativitas sastra siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan model pembelajaran, pengembangan produk, serta uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah siswa tingkat sekolah menengah yang mengikuti pembelajaran menulis naskah drama. Data penelitian diperoleh melalui observasi, angket, tes menulis, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis naskah drama berbasis digital storytelling mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Pendekatan ini mendorong siswa untuk mengembangkan ide cerita, membangun alur, dialog, serta karakter tokoh secara lebih kreatif melalui media digital. Selain itu, penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi belajar dan partisipasi siswa. Dengan demikian, pengembangan pembelajaran menulis naskah drama berbasis digital storytelling dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran sastra untuk meningkatkan kreativitas dan ekspresi sastra siswa.