Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA (PTK DI KELAS IV B SDN 81 KOTA BENGKULU) Agustina, Desy; Puspita, Hilda
TRIADIK Vol. 17 No. 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v17i1.11111

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) untuk meningkatkan aktivitas pelajaran matematika siswa. Desain yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVB SD Negeri 81 Kota Bengkulu pada tahun akademik 2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan langsung yang dilakukan selama proses belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran GI. Teknik analisis data diperoleh dari pengamatan aktivitas guru dan observasi aktivitas siswa, data yang diperoleh dari lembar observasi digambarkan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ni bisa dilihat dari lembar kegiatan guru dan siswa Kata kunci: Matematika, Aktivitas, Kooperatif, Group Investigation. ABSTRACTThe objective of the study was to investigate the effectiveness of the implementation of Group Investigation (GI) type cooperative learning models to increase the activity of students' mathematics lessons. The design used was a classroom action research. The subjects were the students of grade IVB of SD Negeri 81 Kota Bengkulu in the academic year of 2017/2018. Data collection techniques used was direct observations which wased during the process of learning mathematics by using GI learning models. Data analysis techniques were obtained from observations of teacher activities and observations of student activities, the data obtained from the observation sheets were described. The results of the study concluded that the application of GI type cooperative learning model could increase student activity in mathematics learning. This can be seen from the teacher and student activity sheets. Keywords: Mathematics, Activity, Cooperative, Group Investigation.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI, STATUS EKONOMI, DAN CARA PERSALINAN DENGAN RISIKO KEJADIAN DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU NIFAS Agustina, Desy; Apriyani, Magdalena Tri Putri; Rindu, Rindu
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i2.1700

Abstract

Latar Belakang: Depresi post partum merupakan gangguan mood non psikotik pada ibu postpartum yang terjadi dalam 4 sampai dengan 6 minggu setelah seorang perempuan melahirkan.Penyebab terjadinya depresi postpartum dikelompokkan secara biologis, psikologis, resiko obstetric, demografis, serta budaya. Tujuan: untuk mengetahui gambaran kejadian depresi postpartum pada ibu nifas, serta mengetahui hubungan dukungan suami, status ekonomi, dan cara persalinan dengan kejadian depresi postpartum pada ibu nifas di Ruang Kebidanan RSUD Malingping Tahun 2024. Metode: metode pengumpulan data menggunakan cross sectional menggunakan Kuantitatif. Lokasi Penelitian di Ruang Kebidanan RSUD Malingping. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas hari kedua sampai hari ketujuh dan sampel sebanyak 66 responden dengan teknik sampling insidental. Cara pengumpulan data  menggunakan lembar kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dan Post Partum Social Quisionere (PSSQ). Analisis data Univariat sampai bivariat menggunakan statistic deskriptif, frekuensi karakteristik penelitian dan uji chi square, Hasil: berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa uji statistic Chi-square pada tingkat kepercayaan 95 % dengan α = 0,05, diperoleh Asymp.sig dukungan suami (0,002), status ekonomi (0,018), dan cara persalinan (0,003) < α (0,05). Kesimpulan: ada hubungan dukungan suami, status ekonomi, dan cara persalinan dengan risiko kejadian depresi postpartum pada ibu nifas di ruang kebidanan RSUD Malingping tahun 2024
NILAI SOSIAL DAN BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT ANUGERAH YANG TERINDAH DARI KUTAI KALIMANTAN TIMUR Agustina, Desy; Putri, Nina Queena Hadi; Rokhmansyah, Alfian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1260

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari folklor lisan. Setiap kebudayaan yang terdapat pada kolektif tertentu harus dilestarikan. Oleh karena itu, Kajian terhadap nilai sosial dan budaya dalam cerita rakyat ini penting dilakukan untuk memperkuat pemahaman terhadap identitas budaya lokal serta memperkaya khazanah kesusastraan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial dan budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Anugerah yang Terindah dari Kutai, Kalimantan Timur. Cerita rakyat sebagai warisan budaya mengandung ajaran moral, sosial, serta nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan pedoman hidup masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Anugerah yang Terindah mengandung nilai sosial seperti gotong royong dan kerja sama, kepedulian terhadap sesama, keadilan dan persamaan derajat, dan kasih saying dan kekeluargaan, serta nilai budaya seperti penghormatan terhadap leluhur, spiritualitas dan rasa syukur kepada tuhan, dan pentingnya menjaga keharmonisan sosial. Nilai-nilai tersebut mencerminkan identitas masyarakat Kutai yang menjunjung tinggi solidaritas dan kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat.
LITERATUR REVIEW FAKTOR PSIKOLOGIS DALAM POLA INTERAKSI PEMEROLEHAN BAHASA Safitri, Lucyana Dewi; Agustina, Desy; Feriyanda, Feriyanda; Ramadiani, Ramadiani; Hudiyono, Yusak
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1285

Abstract

Faktor psikologis berperan penting dalam membentuk pola interaksi pada proses pemerolehan bahasa. Aspek seperti motivasi, kecemasan berbahasa, kepercayaan diri, sikap, dan emosi memengaruhi keberanian pembelajar dalam berpartisipasi dan menggunakan bahasa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor psikologis terhadap pola interaksi dalam pemerolehan bahasa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2020–2025 yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda, dan ResearchGate. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan sikap positif meningkatkan intensitas interaksi linguistik, sedangkan kecemasan berbahasa dan rasa takut melakukan kesalahan menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan pembelajaran bahasa yang interaktif dan suportif dengan mempertimbangkan kondisi psikologis pembelajar.