This Author published in this journals
All Journal Jurnal TIMES
Angelia Lusiana
Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERGESERAN PARADIGMA TATA KELOLA TI: ANALISIS BIBLIOMETRIK DARI KEPATUHAN MENUJU KELINCAHAN DIGITAL LINTAS INDUSTRI Nania Nuzulita; Maria Shelina Angie; Sellen Seselia; Calista Dian Kemala; Virgie Septia Ferdy; Angelia Lusiana; Thalita Putri Kaylaluna
Jurnal TIMES Vol 15 No 1 (2026): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.15.1.2026953

Abstract

Perkembangan transformasi digital telah mendorong perubahan paradigma dalam tata kelola teknologi informasi (IT Governance) dari pendekatan yang berorientasi pada kepatuhan dan pengendalian menuju tata kelola yang lebih adaptif, agile, dan mendukung inovasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan literatur ilmiah mengenai IT Governance dalam konteks transformasi digital menggunakan metode bibliometric analysis berbasis database Scopus periode 2021–2026. Proses analisis dilakukan melalui tahapan pencarian data, screening dokumen, serta visualisasi dan pemetaan ilmiah menggunakan Biblioshiny. Dataset akhir penelitian terdiri atas 421 artikel jurnal yang dianalisis untuk mengidentifikasi tren publikasi, kontribusi penulis, institusi, dan negara, serta struktur konseptual dan perkembangan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi mengenai IT Governance mengalami peningkatan signifikan, khususnya pada periode 2024–2025. Tema penelitian juga mengalami pergeseran dari fokus kepatuhan, audit, dan kontrol menuju digital governance, digital transformation, artificial intelligence, cybersecurity, dan e-government. Selain itu, Tiongkok menjadi negara dengan kontribusi publikasi dan sitasi tertinggi dalam domain penelitian ini. Temuan penelitian menegaskan bahwa tata kelola TI modern tidak lagi hanya berfungsi sebagai mekanisme kontrol, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk mendukung transformasi digital, inovasi organisasi, dan pengembangan kapabilitas digital secara berkelanjutan.