Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Fleksibilitas Jam Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Produkitivitas Kerja Pegawai Salsabila Qudratul Nada Hasan; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Tenri Sayu Puspitaningsih Dipoatmodjo; Romansyah Sahabuddin; Uhud Darmawan Natsir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas jam kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel independen dan variabel dependen. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dokumentasi kepada 96 pegawai yang ditetapkan sebagai sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert, kemudian data dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa fleksibilitas jam kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai dengan koefisien regresi sebesar 0,574. Disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja dengan koefisien regresi sebesar 0,485. Secara simultan, fleksibilitas jam kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 33,641 dan nilai signifikansi di bawah 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,422 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 42,2 persen variasi produktivitas kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan jam kerja yang fleksibel namun terarah, disertai penerapan disiplin yang konsisten, dapat mendukung peningkatan produktivitas pegawai dan pencapaian tujuan organisasi.