Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pengalaman Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) dan Motivasi Kerja terhadap Kesiapan Kerja pada Siswa SMK Harapan Bersama Kota Tegal Rhisty Frida Utami; Endah Pujiastuti; Elsha Adelina Nurhayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman praktik kerja industri (prakerin) dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa SMK Harapan Bersama Kota Tegal. Kesiapan kerja merupakan faktor penting bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Selain penguasaan kompetensi akademik, siswa perlu memiliki pengalaman kerja nyata dan motivasi kerja yang tinggi agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta bersaing di pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, pelaksanaan prakerin dan peningkatan motivasi kerja menjadi aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung kesiapan kerja siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII SMK Harapan Bersama Kota Tegal yang telah mengikuti prakerin. Sampel penelitian berjumlah 83 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman prakerin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05). Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai signifikansi 0,003 (<0,05). Selain itu, secara simultan pengalaman prakerin dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Disimpulkan bahwa semakin baik pengalaman prakerin dan semakin tinggi motivasi kerja siswa, maka semakin tinggi pula kesiapan kerja siswa. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas prakerin dan pengembangan motivasi kerja siswa.