Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Employee Engagement, Kompensasi, dan Work-Life Balance terhadap Loyalitas Karyawan di Luwes Kestalan Muhammad Hafidz Fadhlurrohman; Anisa Ayu Natasya; Joko Sulistyanto; Egi Triyanto; Riska Fii Ahsani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh employee engagement, kompensasi, dan work-life balance terhadap loyalitas karyawan di Luwes Kestalan. Loyalitas karyawan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberlangsungan perusahaan karena berkaitan dengan komitmen, produktivitas, dan keinginan karyawan untuk tetap bekerja dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang disebarkan kepada 80 responden yang merupakan karyawan Luwes Kestalan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian serta uji hipotesis menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap loyalitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement dan work-life balance berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan, sedangkan kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan. Employee engagement mampu meningkatkan keterikatan emosional, rasa memiliki, dan komitmen karyawan terhadap perusahaan. Sementara itu, work-life balance berperan dalam menciptakan keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi sehingga meningkatkan kenyamanan kerja serta keinginan karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan. Di sisi lain, kompensasi tidak menjadi faktor utama yang memengaruhi loyalitas karena loyalitas juga dipengaruhi oleh faktor nonfinansial, seperti lingkungan kerja yang kondusif, hubungan interpersonal yang baik, serta kesempatan pengembangan karier. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif guna meningkatkan loyalitas karyawan secara berkelanjutan.
Analisis Strategi Public Relations dalam Memperbaiki Citra Danantara di Tengah Sentimen Negatif Publik Muhammad Hafidz Fadhlurrohman; Prastyo W.U; Joko S.; Reyno R.; Bayu S.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9774

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi public relations dalam memperbaiki citra Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di tengah berkembangnya sentimen negatif publik. Permasalahan penelitian berangkat dari munculnya keraguan masyarakat terhadap transparansi pengelolaan investasi, tata kelola lembaga, mekanisme pengawasan, potensi intervensi politik, dan risiko penyalahgunaan aset negara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi pemberitaan media daring, pernyataan resmi, konferensi pers, media sosial, artikel ilmiah, serta informasi publik yang berkaitan dengan Danantara. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber. Penelitian menggunakan Situational Crisis Communication Theory sebagai landasan untuk mengidentifikasi karakter krisis dan strategi respons organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif terhadap Danantara berkaitan dengan rendahnya kepercayaan publik akibat pengalaman kasus tata kelola pada sejumlah badan usaha milik negara. Strategi public relations yang relevan meliputi komunikasi publik secara terbuka, media relations, konferensi pers, pemanfaatan media digital, klarifikasi informasi, serta penguatan transparansi dan tata kelola. Pendekatan rebuild strategy dan diminish strategy dapat digunakan secara terpadu untuk mengurangi kesalahpahaman dan membangun kembali legitimasi organisasi. Keberhasilan strategi tersebut bergantung pada konsistensi antara komunikasi, keterbukaan informasi, akuntabilitas, pengawasan, dan tindakan nyata Danantara dalam mengelola investasi negara secara profesional.