Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi, Motivasi, Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Sektor Industri di Karanganyar Fitri Noviandari; Lutfia Putri; Syahidah Ulya'; Dida Artika; Muhammad Yusuf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada sektor industri di Kabupaten Karanganyar. Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan pada sektor industri di Kabupaten Karanganyar, dengan sampel sebanyak 54 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kompensasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa pemberian imbalan yang sesuai serta tingginya motivasi kerja dapat meningkatkan produktivitas dan pencapaian kinerja karyawan. Sementara itu, variabel kepuasan kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun, secara simultan kompensasi, motivasi, dan kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,684 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 68,4% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 31,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi dan kompensasi merupakan faktor dominan yang memengaruhi kinerja karyawan, sehingga perusahaan perlu meningkatkan kedua aspek tersebut guna mendukung produktivitas dan pencapaian tujuan organisasi secara optimal.  
Pengaruh Kualitas Sistem, Informasi, Layanan, dan Kepuasan Pengguna ERP terhadap Penilaian Kinerja Karyawan di Karanganyar Syahidah Ulya'; Very Agustin; Fitri Noviandari; Lutfia Putri Utami; Ragil Binti Min Bashiiroh; Dida Artika Dewi; Muhammad Yusuf Ariyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9573

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk mengimplementasikan Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai sistem yang mampu mengintegrasikan berbagai proses bisnis dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih efektif. Keberhasilan implementasi ERP tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, serta tingkat kepuasan pengguna dalam memanfaatkan sistem tersebut. Keempat faktor tersebut diyakini dapat mendukung peningkatan efektivitas kerja dan penilaian kinerja karyawan. Namun, hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam sehingga perlu dilakukan pengujian lebih lanjut pada konteks industri di Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna ERP terhadap penilaian kinerja karyawan industri di Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 61 responden yang merupakan karyawan industri dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan maupun parsial, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna ERP tidak berpengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja karyawan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,028 menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan 2,8% variasi kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja karyawan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, kompetensi, pengalaman, dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan pemanfaatan ERP melalui pelatihan, pendampingan pengguna, dan integrasi sistem ke dalam aktivitas operasional agar manfaat ERP dapat dirasakan secara lebih optimal dalam mendukung kinerja karyawan.