Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Bantuan Langsung Tunai (BLT), dalam Menggerakan Ekonomi Masyarakat (Studi Penelitian di Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong) Siti Mutia Dunggio; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9937

Abstract

Kemiskinan dan ketimpangan ekonomi masih menjadi persoalan utama di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong. Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dipandang sebagai instrumen kebijakan sosial yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak BLT dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Desa Moutong Timur serta mengkaji efektivitas mekanisme penyaluran bantuan terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang melibatkan pemerintah desa, penerima BLT aktif, dan mantan penerima BLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLT memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya beli rumah tangga, pemenuhan kebutuhan pokok, serta penguatan aktivitas ekonomi lokal melalui peningkatan konsumsi masyarakat dan dukungan terhadap usaha kecil. Musyawarah desa dalam proses penyaluran BLT juga dinilai meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penerima bantuan. Namun demikian, penelitian menemukan sejumlah kendala, terutama keterbatasan sistem pendataan dan munculnya potensi ketergantungan sebagian masyarakat terhadap bantuan pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BLT efektif sebagai stimulus ekonomi jangka pendek di tingkat desa, tetapi keberlanjutan dampaknya memerlukan pendataan yang lebih akurat, pengawasan berkelanjutan, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan juga produktif.