Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja terhadap Produktivitas Karyawan pada PT. Charoen Pokphand Jaya Farm Medan Suci Annisa Hanum; H. Bakhtiar; Ismail Nst
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT. Charoen Pokphand Jaya Farm Medan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya tekanan kerja akibat tuntutan penyelesaian tugas dalam batas waktu tertentu, ketidaksesuaian beban kerja dengan kemampuan karyawan, serta munculnya stres kerja yang dapat memengaruhi produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan sebanyak 146 orang, dengan sampel sebanyak 59 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan meliputi uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil analisis regresi menunjukkan persamaan Y = 5,125 + 0,730X1 + 0,056X2. Secara parsial, variabel stres kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan, sedangkan variabel beban kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas karyawan. Secara simultan, stres kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,642 menunjukkan bahwa 64,2% variasi produktivitas karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan untuk mengelola stres kerja secara optimal serta menyesuaikan beban kerja dengan kemampuan karyawan agar produktivitas kerja dapat meningkat secara maksimal.
Analisis Manajemen Keuangan Desa dan Rasio Efektivitas terhadap Pelaksanaan Program Pembangunan di Desa Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhan Batu Khairunnisa Alfiah Hasibuan; H. Bakhtiar; Lusi Elviani Rangkuti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis manajemen keuangan desa serta rasio efektivitas terhadap pelaksanaan program pembangunan di Desa Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber data berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta laporan realisasi anggaran tahun 2022-2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan perhitungan rasio efektivitas Pendapatan Asli Desa (PAD) untuk mengukur kemampuan desa dalam merealisasikan pendapatan sesuai target yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen keuangan Desa Janji secara umum telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta disiplin anggaran. Tingkat efektivitas pendapatan desa selama tahun 2022-2024 berada pada kategori efektif, dengan persentase masing-masing sebesar 97,31%, 95,28%, dan 94,46%. Pendapatan transfer menjadi sumber utama yang sangat efektif dalam mendukung pembangunan desa. Sementara itu, Pendapatan Asli Desa (PAD) menunjukkan peningkatan dari tidak efektif pada tahun 2022 menjadi sangat efektif pada tahun 2023 dan 2024, meskipun kontribusinya terhadap total pendapatan masih relatif kecil. Pelaksanaan program pembangunan desa secara umum telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat ketidakseimbangan dalam alokasi anggaran antar bidang. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa manajemen keuangan desa dan rasio efektivitas memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan program pembangunan desa. Namun demikian, pemerintah desa perlu meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Desa serta pemerataan alokasi anggaran agar pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang.