Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Efikasi Diri Akademik terhadap Stres Akademik pada Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas Vania Winona Tegel; Adinda Shofia; Putrawansyah Putrawansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11200

Abstract

Stres akademik merupakan kondisi tekanan yang dialami siswa akibat tuntutan akademik yang berlebihan, seperti tugas sekolah, ujian, dan harapan prestasi. Salah satu faktor psikologis yang diduga berpengaruh terhadap stres akademik adalah efikasi diri akademik, yaitu keyakinan siswa terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri akademik terhadap stres akademik pada siswa-siswi serta ingin membuktikan dengan data bahwa keyakinan siswa terhadap kemampuan akademiknya memengaruhi tingkat stres akademik siswa-siswi Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 167 siswa-siswi dari kelas X dan XI. Data dikumpulkan melalui skala efikasi diri akademik dan stres akademik yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri akademik berpengaruh signifikan terhadap stres akademik (F = 79,441; p = 0,000). Nilai koefisien korelasi (R) sebesar -0,570 menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antar variabel. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,325 temuan ini menunjukkan bahwa efikasi diri akademik memberikan kontribusi sebesar 32,5% terhadap stres akademik pada siswa-siswi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri akademik siswa, semakin rendah stres akademik yang dialami. Sebaliknya, semakin rendah efikasi diri akademik, semakin tinggi stres akademik yang dirasakan.