Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

english: english Nabilah Farah Fadilah; Fuad Ardiansyah; Putrawansyah Putrawansyah
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 5 No 4 (2026): IJHESS FEBRUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v5i4.2123

Abstract

This study investigated the effectiveness of Universal Picture Card Media (UPCM) in enhancing elementary school students’ public speaking skills through a quasi-experimental pretest–posttest design. The participants consisted of 20 students aged 10–12 years from SD Muhammadiyah 2 Sorong City, selected using purposive sampling and divided equally into experimental and control groups. Students’ speaking performance was assessed based on six indicators: pronunciation accuracy, fluency, grammatical accuracy, coherence and cohesion, clarity of message delivery, and confidence in social interaction. Data were collected through structured speaking tests, classroom observations, and documentation, and analyzed using descriptive statistics and the nonparametric Mann–Whitney U test due to non-normal data distribution in one dataset. The results revealed a statistically significant difference between the experimental and control groups (U = 0.000; Z = −3.791; p < 0.05). The experimental group’s mean score increased substantially from 21.70 in the pretest to 48.50 in the posttest, representing a 26.80% improvement. In contrast, the control group showed only a marginal increase from 23.00 to 24.40. The most notable improvement in the experimental group was observed in fluency (M = 4.40) and confidence and social interaction (M = 4.40), while coherence and cohesion demonstrated the greatest developmental progression across cycles. Pronunciation accuracy showed improvement but remained the lowest indicator compared to others. The intervention was implemented over three cycles and three meetings, integrating storytelling, singing activities, educational games, and structured debriefing sessions. These findings demonstrate that UPCM provides effective visual scaffolding that significantly enhances students’ structured expression, fluency, and communicative confidence in public speaking contexts.
Pengaruh Efikasi Diri Akademik terhadap Stres Akademik pada Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas Vania Winona Tegel; Adinda Shofia; Putrawansyah Putrawansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11200

Abstract

Stres akademik merupakan kondisi tekanan yang dialami siswa akibat tuntutan akademik yang berlebihan, seperti tugas sekolah, ujian, dan harapan prestasi. Salah satu faktor psikologis yang diduga berpengaruh terhadap stres akademik adalah efikasi diri akademik, yaitu keyakinan siswa terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri akademik terhadap stres akademik pada siswa-siswi serta ingin membuktikan dengan data bahwa keyakinan siswa terhadap kemampuan akademiknya memengaruhi tingkat stres akademik siswa-siswi Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 167 siswa-siswi dari kelas X dan XI. Data dikumpulkan melalui skala efikasi diri akademik dan stres akademik yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri akademik berpengaruh signifikan terhadap stres akademik (F = 79,441; p = 0,000). Nilai koefisien korelasi (R) sebesar -0,570 menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antar variabel. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,325 temuan ini menunjukkan bahwa efikasi diri akademik memberikan kontribusi sebesar 32,5% terhadap stres akademik pada siswa-siswi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri akademik siswa, semakin rendah stres akademik yang dialami. Sebaliknya, semakin rendah efikasi diri akademik, semakin tinggi stres akademik yang dirasakan.