Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Content Marketing dan Influencer terhadap Keputusan Pembelian Sunscreen Facetology pada Tiktok Cahya Erika Dwi Nurraini Puteri; Tiesha Lestari Anggraeni; Ayu Lestari; Sofi Esha Putri; Alia Angginie; Erna Herlinawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11577

Abstract

Pesatnya pertumbuhan TikTok Shop sebagai platform social commerce telah mengubah perilaku belanja konsumen Indonesia, di mana kategori perawatan kulit dan kecantikan menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan transaksi paling signifikan. Facetology, sebagai salah satu brand lokal sunscreen, memanfaatkan content marketing dan kerja sama dengan influencer untuk mendorong keputusan pembelian produk Sunscreen. Namun demikian, efektivitas kedua strategi tersebut belum konsisten dibuktikan oleh penelitian terdahulu, sehingga menimbulkan kesenjangan hasil penelitian yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan influencer terhadap keputusan pembelian sunscreen Facetology di TikTok Shop, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling terhadap 54 responden pengguna TikTok yang pernah membeli produk Facetology, dengan instrumen kuesioner berskala Likert yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Seluruh item instrumen dinyatakan valid dan reliabel, serta model regresi telah memenuhi uji asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi Y = -0,198 + 0,722X1 + 0,506X2. Content marketing terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 2,405; sig = 0,020), sedangkan influencer berpengaruh positif namun tidak signifikan (t = 1,950; sig = 0,057). Secara simultan, content marketing dan influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 25,986; sig = 0,000), dengan koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,485 atau 48,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsistensi dan relevansi konten pemasaran lebih dominan membentuk keputusan pembelian dibandingkan kredibilitas influencer semata, sehingga menjadi masukan strategis bagi Facetology dalam mengoptimalkan komunikasi pemasaran digital di TikTok Shop.
Analisis Rasio Profitabilitas PT Bank CIMB Niaga Tbk untuk Penilaian Investasi Refina Hilda Pratiwi; Cahya Erika Dwi Nurraini Puteri; Ayu Lestari; Tiesha Lestari Anggraeni; Lisma Ramdania Putri; Siti Rahmawati; Eriska Patrisia; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11729

Abstract

Sektor perbankan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sehingga kinerja keuangan bank menjadi salah satu pertimbangan utama investor dalam mengambil keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas PT Bank CIMB Niaga Tbk selama periode 2021–2025 sebagai dasar penilaian investasi. Rasio profitabilitas yang dianalisis meliputi Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Interest Margin (NIM). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Teknik analisis dilakukan melalui perhitungan dan interpretasi rasio profitabilitas sesuai standar penilaian kesehatan bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA mengalami peningkatan dari tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2023, kemudian mengalami sedikit penurunan pada tahun 2024 dan 2025, namun tetap berada pada kategori sangat sehat. NIM menunjukkan tren penurunan secara konsisten selama periode penelitian, tetapi seluruh nilainya masih berada di atas standar sehingga tetap dikategorikan sangat sehat. Sementara itu, ROE mengalami fluktuasi dengan kategori cukup sehat hingga kurang sehat, yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atas modal masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, PT Bank CIMB Niaga Tbk memiliki tingkat profitabilitas yang baik dan fundamental perusahaan yang relatif kuat sehingga layak dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif investasi. Meskipun demikian, investor tetap perlu mencermati tren penurunan NIM serta mengombinasikan analisis profitabilitas dengan rasio keuangan lainnya dan mempertimbangkan kondisi ekonomi maupun pasar agar keputusan investasi yang diambil menjadi lebih komprehensif dan akurat.