Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan manufaktur, khususnya pada industri botol kaca yang memiliki risiko cacat produk cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis defect dominan pada produk botol kaca tipe 26538 Sprite serta menganalisis akar penyebabnya menggunakan metode Quality Control Circle (QCC). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menerapkan 8 langkah QCC. Data diperoleh dari hasil inspeksi kualitas produk periode Oktober–November 2025 dan dianalisis menggunakan check sheet, diagram Pareto, dan diagram sebab-akibat (fishbone diagram). Hasil analisis menunjukkan bahwa defect dominan yang terjadi adalah Mould Number Reader (MNR), Check Shoulder, dan Check Under Ring yang memberikan kontribusi terbesar terhadap total produk cacat. Faktor penyebab defect berasal dari aspek manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Melalui penerapan metode QCC, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan usulan perbaikan yang efektif untuk menurunkan tingkat defect, meningkatkan kualitas, serta mendukung budaya continuous improvement di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total defect mencapai 530.218 unit, dengan jenis defect dominan yaitu Mould Number Reader (MNR) sebesar 298.270 unit (56,25%), Check Shoulder sebesar 101.374 unit (19,12%) dan Check Under Ring sebesar 85.357 unit (16,10%). Analisis fishbone mengidentifikasi faktor manusia, mesin, metode, dan lingkungan sebagai penyebab utama, faktor mesin menjadi prioritas perbaikan. Implementasi usulan perbaikan melalui penerapan QCC berhasil menurunkan total defect menjadi 256.300 unit, sedangkan defect MNR berkurang menjadi 45.989 unit atau sekitar 2% dari total defect setelah perbaikan. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode QCC efektif dalam meningkatkan kualitas produk serta mendukung budaya continuous improvement di PT XYZ.