Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepemimpinan Integratif dan Budaya Kolaboratif Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di SMA Negeri 2 Kecamatan Sidua’ori Kabupaten Nias Selatan Paskah Sabda Telaumbanua; Eliagus Telaumbanua; Fatolosa Hulu; Serniati Zebua
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11774

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kepemimpinan integratif, budaya kolaboratif, serta kontribusi keduanya terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 2 Kecamatan Sidua Ori, Kabupaten Nias Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta peserta didik sebagai informan yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan integratif dengan memadukan gaya transformasional, partisipatif, adaptif, dan beretika. Penerapan tersebut terlihat melalui komunikasi terbuka, pelibatan guru dalam pengambilan keputusan, keteladanan disiplin, supervisi pembelajaran, pemberian motivasi, serta perhatian terhadap kesejahteraan warga sekolah. Budaya kolaboratif berkembang melalui rapat terbuka, diskusi antarguru, penyusunan perangkat ajar bersama, refleksi pembelajaran, gotong royong, dan hubungan yang saling menghargai antara guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Sinergi kepemimpinan integratif dan budaya kolaboratif berkontribusi pada peningkatan profesionalisme guru, inovasi pembelajaran, motivasi belajar, pembentukan karakter, dan terciptanya iklim sekolah yang harmonis. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan waktu, beban administrasi, dan sarana pendukung, komitmen kolektif warga sekolah tetap menjadi kekuatan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif dan kolaborasi berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi peningkatan mutu pendidikan yang efektif, inklusif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.