Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan Digital Bank Syariah terhadap Minat Menabung Mahasiswa di Kota Bandung Maria Ilda Ina Laba; Irma Nuraliyya; Haifa Fasya Hanifiya; Ari Rifaldi; Andre Suryaningprang; Asep Wahyudi Mulyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12340

Abstract

Pertumbuhan pesat layanan mobile banking syariah di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi pemahaman oleh para nasabah khususnya oleh generasi muda terhadap produk dan prinsip keuangan syariah. Kesenjangan antara inklusi keuangan tinggi dan literasi yang masih rendah mendasari penelitian ini, bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan digital perbankan syariah terhadap minat menabung mahasiswa Kota Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei eksplanatori, melibatkan 105 mahasiswa aktif dari lima perguruan tinggi di Kota Bandung yang dipilih melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berisi 16 pernyataan dengan skala Likert 1-5, mencakup pemahaman produk bank syariah, penggunaan teknologi digital, keamanan transaksi, dan pemahaman prinsip syariah, diolah dengan analisis deskriptif dan uji korelasi. Hasil pengolahan data menunjukkan literasi keuangan digital mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 3,96, sementara minat menabung tercatat pada skor rata-rata 3,90. Uji korelasi menghasilkan koefisien r sebesar 0,813 (p < 0,001), menandakan hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kedua variabel, dengan literasi digital menyumbang kontribusi 66,1% terhadap variasi minat menabung. Nasabah mahasiswa aktif bank syariah memiliki literasi digital dan minat menabung yang lebih baik dibandingkan yang belum pernah bertransaksi. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan edukasi literasi keuangan digital syariah guna mendorong inklusi dan minat menabung mahasiswa di bank syariah.
Strategi Digital PT Bank Central Asia Tbk Dalam Meningkatkan Daya Saing Di Era Transformasi Digital Irma Nuraliyya; Hilmi Herdiana; Kalista Nuraini Putri; Reydha Arilia Ramanandita; Yoyo Sudaryo; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11806

Abstract

Transformasi digital telah mengubah industri perbankan menjadi lebih inovatif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai salah satu bank swasta terbesar di Indonesia menerapkan berbagai strategi digital untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan teknologi finansial yang semakin pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital BCA, mengidentifikasi kendala implementasinya, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap daya saing perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, laporan tahunan BCA, publikasi resmi perusahaan, dan referensi lain yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal yang memengaruhi keberhasilan strategi digital BCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital BCA berfokus pada pengembangan layanan digital banking, digital payment, pemanfaatan Artificial Intelligence melalui Virtual Assistant VIRA, serta implementasi Open API yang mendukung kolaborasi dengan perusahaan fintech dan e-commerce. Strategi tersebut mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses layanan, meningkatkan kepuasan nasabah, serta memperkuat posisi kompetitif BCA di industri perbankan. Meskipun demikian, BCA masih menghadapi tantangan berupa tingginya kebutuhan investasi teknologi, risiko keamanan siber, integrasi sistem legacy, dan kesiapan sumber daya manusia. Secara keseluruhan, strategi transformasi digital yang diterapkan BCA terbukti berperan penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di era transformasi digital.