Firli Zulfa Aulia
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Non Performing (NPF) Terhadap Financing to Deposito Ratio (FDR) Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Firli Zulfa Aulia; Sintia; Yani Aguspriani
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.4955

Abstract

Akselerasi sektor perbankan syariah di Indonesia menuntut industri Bank Umum Syariah (BUS) secara agregat untuk konsisten memperkuat ketahanan likuiditas. Tata kelola penyaluran dana menjadi instrumen krusial. Guna mengevaluasi posisi likuiditas bank syariah, indikator Financing to Deposit Ratio (FDR) diterapkan sebagai parameter ukur utama. Sementara itu, kualitas portofolio modal dimonitor menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF). Riset ini bertujuan menginvestigasi dampak empiris NPF terhadap FDR pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2025. Pendekatan kuantitatif diimplementasikan. Desain penelitian menggunakan spesifikasi deskriptif kausalitas dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan triwulanan yang dirilis resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Prosedur analisis data mengandalkan regresi linear sederhana melalui perangkat lunak STATA. Pengolahan data diawali. Tahapan pengujian dimulai dengan statistik deskriptif dan uji asumsi klasik—meliputi normalitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas—sebelum verifikasi hipotesis. Hasil pengujian membuktikan bahwa Non-Performing Financing (NPF) memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap Financing to Deposit Ratio (FDR). Kausalitas terbalik ditemukan. Output model mencatatkan nilai koefisien regresi sebesar -5,559317 dengan signifikansi 0,024 (0,024 < 0,05). Fakta empiris memperjelas. Realitas ini menegaskan bahwa peningkatan rasio pembiayaan macet secara langsung menggerus kapabilitas bank syariah dalam menjaga keseimbangan likuiditas sekaligus menghambat penyaluran dana produktif kepada masyarakat.
Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) di Desa Kaduela, Pandeglang-Banten Ida Mursidah; Agung Wiguna; Siti Khoirunnisa; Firli Zulfa Aulia; Nisa Azzahra; Eka Ayu Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edition April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v5i1.199

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang bertujuan mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk memecahkan permasalahan nyata di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program KUKERTA Reguler Kelompok 33 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang-Banten, serta menganalisis dampak program terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek ketersediaan air bersih, pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, dan kolaborasi multipihak dengan instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi kemahasiswaan selama 40 hari (15 Juli - 23 Agustus 2026). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program kerja berhasil terealisasi dengan baik, meliputi program unggulan (penyediaan air bersih, edukasi pencegahan pernikahan dini, mitigasi bencana, pemilahan sampah dan budidaya maggot, serta bakti sosial), program menengah (papan edukasi sampah, posyandu, pojok literasi, gotong royong), program mingguan (mengajar di SD dan senam), dan program harian (bimbingan belajar). Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan akses air bersih, kesadaran kesehatan reproduksi, pengetahuan mitigasi bencana, minat baca anak, serta pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Kesimpulannya, KUKERTA efektif sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, namun keberlanjutan program memerlukan komitmen dari pemerintah desa dan masyarakat untuk mengelola secara mandiri.