Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang bertujuan mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk memecahkan permasalahan nyata di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program KUKERTA Reguler Kelompok 33 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang-Banten, serta menganalisis dampak program terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek ketersediaan air bersih, pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, dan kolaborasi multipihak dengan instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi kemahasiswaan selama 40 hari (15 Juli - 23 Agustus 2026). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program kerja berhasil terealisasi dengan baik, meliputi program unggulan (penyediaan air bersih, edukasi pencegahan pernikahan dini, mitigasi bencana, pemilahan sampah dan budidaya maggot, serta bakti sosial), program menengah (papan edukasi sampah, posyandu, pojok literasi, gotong royong), program mingguan (mengajar di SD dan senam), dan program harian (bimbingan belajar). Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan akses air bersih, kesadaran kesehatan reproduksi, pengetahuan mitigasi bencana, minat baca anak, serta pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Kesimpulannya, KUKERTA efektif sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, namun keberlanjutan program memerlukan komitmen dari pemerintah desa dan masyarakat untuk mengelola secara mandiri.
Copyrights © 2026