Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengenal Perilaku Konsumen Irasional melalui Akuntansi Keperilakuan dalam perspektif Ekonomi Islam Meyla Nur Vita Sari; Mochamad Mukhlis
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v8i1.5095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi penafsiran mendalam mengenai fenomena perilaku konsumsi irasional pada masyarakat rural melalui sintesis teori akuntansi keperilakuan dan perspektif Ekonomi Syariah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologis, pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif di Desa Jeru Tumpang, Kabupaten Malang, melibatkan subjek ibu rumah tangga, pelaku usaha mikro, dan pekerja informal. Hasil penelitian menunjukkan secara empiris bahwa keputusan konsumsi rumah tangga tidak didasarkan pada maksimisasi utilitas rasional, melainkan didominasi oleh praktik mental accounting berbasis afektif, tekanan norma sosial komunal, serta manifestasi kecemasan sosial berupa Fear of Missing Out (FOMO) yang terpengaruh oleh jaringan media sosial lokal. Subjek cenderung menilai sumber pendapatan ke dalam akun mental kompartemen sekunder (gaya hidup) dan mengabaikan kalkulasi solvabilitas finansial jangka panjang. Transformasi digital melalui instrumen PayLater dan penetrasi promosi daring berkontribusi signifikan sebagai akselerator perilaku konsumtif tersebut. Berdasarkan perspektif Ekonomi Syariah, anomali keperilakuan ini mengindikasikan terjadinya distorsi alokasi harta yang mengarah pada perilaku israf (berlebih-lebihan) dan tabzir (kemubaziran) akibat disfungsi penerapan skala prioritas maqasid syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku konsumsi irasional di wilayah rural bukan merupakan produk tunggal dari rendahnya literasi finansial, melainkan hasil interaksi hubungan timbal balik yang kompleks antara faktor psikologis, struktural sosial, dan degradasi kontrol spiritual.
Pemberdayaan Siswa melalui Edukasi Seni Batik Ciprat sebagai Upaya Pengembangan Industri Kreatif di SMA NU Pakis Malang Meyla Nur Vita Sari; Mohammad Yusuf Wijaya; Sri Mulyani; Mochamad Mukhlis; Mohammad Yasin; Lailatul Istiqomah
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v7i1.4940

Abstract

Perkembangan era globalisasi dan industri kreatif menuntut generasi muda memiliki keterampilan kreatif, inovatif, dan produktif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Namun, pembelajaran di lingkungan sekolah masih cenderung berorientasi pada aspek teoritis sehingga pengembangan kreativitas siswa belum optimal. Selain itu, minat generasi muda terhadap budaya lokal juga mengalami penurunan akibat pengaruh modernisasi. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan budaya, kreativitas, keterampilan seni, dan minat kewirausahaan siswa melalui edukasi seni batik ciprat di SMA NU Pakis Malang. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan koordinasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, presentasi hasil karya, dan evaluasi kegiatan. Pendekatan partisipatif dan praktik langsung digunakan agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai seni batik dan industri kreatif, meningkatnya keterampilan praktik pembuatan batik ciprat, tumbuhnya kreativitas dan rasa percaya diri siswa, serta meningkatnya minat terhadap pengembangan produk kreatif berbasis budaya lokal. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa sejak usia sekolah.