Perkembangan era globalisasi dan industri kreatif menuntut generasi muda memiliki keterampilan kreatif, inovatif, dan produktif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Namun, pembelajaran di lingkungan sekolah masih cenderung berorientasi pada aspek teoritis sehingga pengembangan kreativitas siswa belum optimal. Selain itu, minat generasi muda terhadap budaya lokal juga mengalami penurunan akibat pengaruh modernisasi. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan budaya, kreativitas, keterampilan seni, dan minat kewirausahaan siswa melalui edukasi seni batik ciprat di SMA NU Pakis Malang. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan koordinasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, presentasi hasil karya, dan evaluasi kegiatan. Pendekatan partisipatif dan praktik langsung digunakan agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai seni batik dan industri kreatif, meningkatnya keterampilan praktik pembuatan batik ciprat, tumbuhnya kreativitas dan rasa percaya diri siswa, serta meningkatnya minat terhadap pengembangan produk kreatif berbasis budaya lokal. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa sejak usia sekolah.
Copyrights © 2026