Linda Dwi Utami
TK Dharma Wanita 2 Setren Nganjuk

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MEDIA LOOSE PARTS PADA PENGEMBANGAN NUMERASI ANAK KELOMPOK A DI TK MA'ARIF II DESA LEMAHBANG KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PASURUAN Susi Maulida; Siti Masyrufatul Ula Itsaniyah; Linda Dwi Utami
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Loose Parts terhadap pengembangan numerasi anak usia dini. Penelitian dilakukan pada anak kelompok A TK Ma'arif II menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Group. Sampel penelitian terdiri dari 23 anak. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis SPSS menggunakan uji-t. Sampel penelitian terdiri dari 23 anak berusia 4-5 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, dengan media Loose Part pengembangan Numerasi anak cenderung meningkat dan memiliki rata-rata kemampuan numerasi lebih baik Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan media Loose Parts meningkatkan kemampuan numerasi secara signifikan, dengan peningkatan kategori tinggi dari 15% menjadi 46,8% dan kategori sangat tinggi dari 5% menjadi 37,63%. Hasil uji-t dengan nilai sig 0,000 < 0,05 mendukung efektivitas media ini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.
INTEGRASI LITERASI DIGITAL DAN PEDAGOGI BERMAIN UNTUK MENGEMBANGKAN KETRAMPILAN BERBAHASA EKSPRESIF ANAK USIA DINI Susi Maulida; Linda Dwi Utami
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 11 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan literasi digital dalam mengembangkan keterampilan berbahasa ekspresif anak usia dini serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya di lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru, anak usia 4–6 tahun, serta orang tua di dua taman kanak-kanak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi digital melalui pemanfaatan media pembelajaran interaktif, video edukatif, aplikasi pembelajaran, dan aktivitas berbasis teknologi memberikan pengalaman belajar yang menarik serta mendukung perkembangan keterampilan berbahasa ekspresif anak. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengungkapkan ide, menceritakan pengalaman, menjawab pertanyaan, dan berkomunikasi secara lebih percaya diri. Keberhasilan implementasi literasi digital dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, ketersediaan sarana dan prasarana, serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi penggunaan media digital di rumah. 
Implementasi Media Buku Cerita Bergambar untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini di TK Dharma Wanita 2 Setren Nganjuk Susi Maulida; Linda Dwi Utami
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 12 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting pada anak usia dini karena berfungsi sebagai sarana komunikasi, interaksi sosial, dan pengembangan kemampuan berpikir. Kemampuan bahasa yang berkembang secara optimal akan membantu anak dalam memahami lingkungan, menyampaikan gagasan, serta membangun hubungan sosial dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media buku cerita bergambar dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita 2 Setren Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak kelompok B yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media buku cerita bergambar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media buku cerita bergambar mampu meningkatkan keterlibatan anak dalam pembelajaran, memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, dan menceritakan kembali isi cerita. Media buku cerita bergambar juga membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Dengan demikian, buku cerita bergambar dapat menjadi salah satu media yang efektif untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Peran Literasi Digital Guru Dalam Implementasi Pendidikan Kesetaraan Gender Di Pendidikan Anak Usia Dini Linda Dwi Utami
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 12 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki kompetensi literasi digital yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang inklusif dan responsif terhadap gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital guru dalam implementasi pendidikan kesetaraan gender di lingkungan PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita 2 Setren, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Subjek penelitian terdiri atas empat guru, satu kepala sekolah, empat orang tua, serta 20 anak usia 4–6 tahun sebagai partisipan observasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru berperan penting dalam mengimplementasikan pendidikan kesetaraan gender melalui kemampuan memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan media digital yang bebas dari stereotip gender. Pemanfaatan video edukatif, buku cerita digital, media visual, dan permainan interaktif memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak laki-laki maupun perempuan, mendorong interaksi pembelajaran yang inklusif, serta membentuk pengalaman belajar yang menghargai keberagaman. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang menunjukkan bahwa literasi digital guru menjadi fondasi dalam membangun pembelajaran responsif gender melalui seleksi media digital, strategi pembelajaran inklusif, dan interaksi tanpa bias gender. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kompetensi guru PAUD serta penguatan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada transformasi digital dan kesetaraan gender.