Sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi kini menjadi fokus utama pemerintah Indonesia, khususnya untuk menghadapi tantangan zaman Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Perubahan struktural dalam perekonomian Indonesia pada masa kini memberikan pengaruh terhadap sektor industri dan masyarakat. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran maupun pengembangan potensi diri. Siswa sekolah menengah kejuruan dituntut untuk mampu berkomunikasi secara efektif, menyampaikan ide, serta menampilkan kemampuan diri secara optimal, baik di lingkungan akademik maupun nonakademik. Setiap orang perlu memiliki kemampuan untuk berinteraksi, serta menyampaikan ide-ide kreatif dengan cara yang meyakinkan. Namun, sayangnya, banyak siswa Indonesia, terutama di level sekolah menengah, masih mengalami kesulitan signifikan dalam menyatukan keterampilan ini dalam diri mereka, yang sering kali berasal dari isu rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan public speaking terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum di SMK Kreatif Dompu. Pelatihan public speaking diberikan dalam beberapa sesi yang meliputi teknik vokal, bahasa tubuh, penguasaan materi, serta manajemen rasa gugup Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah responden penelitian terdiri dari 31 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa angket kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan pengujian hipotesis skor Uji Wilcoxon dan Uji N-Gain. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat kepercayaan diri siswa setelah mengikuti pelatihan, yang terlihat dari perbedaan skor pretest dan posttest (0,001 < 0,05 dan skor N-Gain 50% Dengan kategori tafsiran “kurang efektif” dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK Kreatif Dompu.