Abstrak: Berdasarkan data World Helath Organization (WHO) pada statistik kesehatan dunia tahun 2025 cakupan layanan kebersihan dasar secara global memang meningkat dari 67% pada tahun 2015 menjadi 75% pada tahun 2022. Namun, dunia masih menumpuk pada risiko penularan penyakit akibat sanitasi yang buruk, serta udara yang terkontaminasi. Oleh karena itu dilakukan penguatan PHBS melalui edukasi disekolah yang merupakan langkah mendesak untuk memperbaiki kualitas hidup sehat remaja di masa depan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media poster terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre eksprimental dengan desain model one group pre test post test design . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta Kelas X-XII dengan sampel jenuh dan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling sehingga besaran sampel ditemukan dilapangan sebanyak 35 responden. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan edukasi menggunakan media poster terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Membuang Sampah dan Konsumsi Jajanan Sehat dengan nilai p-value masing-masing 0,00. Kesimpulannya adalah ada pengaruh edukasi menggunakan media poster terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Perilaku Membuang Sampah dan Perilaku Konsumsi Jajanan Sehat pada remaja Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menyarankan untuk; Pertama, melengkapai fasilitas cuci tempat cuci tangan seperti sabun dan Pengering di setiap wastafel yang ada disekolah. Kedua, Sekolah dapat memfasilitasi pengolahan sampah dalam memilah jenis sampah. Ketiga, memperbanyak media cetak yang memuat informasi kesehatan tentang makanan yang bergizi. Abstrak: Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam Statistik Kesehatan Dunia 2025, cakupan global layanan kebersihan dasar memang meningkat dari 67% pada tahun 2015 menjadi 75% pada tahun 2022. Namun, dunia masih dihadapkan pada risiko penularan penyakit akibat sanitasi yang buruk dan air yang tercemar. Oleh karena itu, penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendidikan berbasis sekolah merupakan langkah mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup sehat bagi remaja di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan menggunakan media poster terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan remaja di SMA Kejuruan Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental, khususnya desain pre-test post-test satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas X sampai XII di SMA Kejuruan Muhammadiyah 13 Jakarta, menggunakan total sampling (sampling jenuh) dikombinasikan dengan teknik sampling acak, menghasilkan ukuran sampel lapangan sebanyak 35 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh signifikan pendidikan menggunakan media poster terhadap perilaku mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, perilaku pembuangan sampah, dan perilaku konsumsi makanan ringan sehat, dengan masing-masing memperoleh nilai p sebesar 0,00. Kesimpulannya, pendidikan menggunakan media poster secara signifikan mempengaruhi perilaku mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, perilaku pembuangan sampah, dan perilaku konsumsi makanan ringan sehat di kalangan siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Penelitian ini menyarankan: Pertama, melengkapi fasilitas cuci tangan dengan sabun dan pengering di setiap wastafel sekolah. Kedua, sekolah dapat memfasilitasi pengelolaan sampah dengan memilah jenis sampah. Ketiga, meningkatkan media cetak yang memuat informasi kesehatan mengenai makanan bergizi.