Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN SDM MELALUI PEMBERDAYAAN BUDAYA MENULIS SERTA BERPIKIR KRITIS BERBASIS ISU SOSIAL Dwi Astutiek; Nyoman Suarta; Edi Dwi Riyanto; AV Sri Suhadiningsih; Dwi Retnani Srinarwati; Anies Listyowati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59562

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan era digital yang ditandai oleh derasnya arus informasi dan kompleksitas permasalahan sosial. Salah satu kompetensi yang diperlukan adalah kemampuan literasi, menulis, dan berpikir kritis sebagai sarana membangun kesadaran sosial serta partisipasi masyarakat. Pengurus Forum PAUD Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai penggerak pendidikan masyarakat dan penguatan karakter anak usia dini, namun budaya menulis dan kemampuan berpikir kritis masih belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM pengurus Forum PAUD Jawa Timur melalui pemberdayaan budaya menulis dan berpikir kritis berbasis isu sosial. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, workshop penulisan, advokasi dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif, kolaboratif, dan berbasis pemberdayaan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi peserta dalam menulis, berkembangnya kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis isu sosial pendidikan, meningkatnya keberanian menyampaikan gagasan melalui tulisan, serta terbentuknya budaya diskusi dan komunitas literasi organisasi. Selain itu, dihasilkan beberapa karya tulis dan buku kolaboratif sebagai luaran kegiatan. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan budaya menulis dan berpikir kritis efektif dalam mendukung pengembangan SDM berbasis komunitas serta memperkuat kapasitas organisasi pendidikan masyarakat secara berkelanjutan.