Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DARI KETERGANTUNGAN KE KENDALI: PEMBERDAYAAN OSIS DALAM PENCEGAHAN ADIKSI SMARTPHONE Alya Dwi Anggraeni; Cahyaning Suryaningrum; Muhamad Salis Yuniardi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60210

Abstract

Perkembangan teknologi menjadikan smartphone sebagai bagian penting dalam kehidupan remaja, namun penggunaan yang berlebihan dapat memicu adiksi smartphone dan berdampak pada kesehatan mental, prestasi akademik, serta interaksi sosial. Salah satu faktor yang berperan dalam mencegah adiksi smartphone adalah self-control. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus OSIS mengenai adiksi smartphone dan self-control serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun program pencegahan adiksi smartphone berbasis self-control di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi dan project based learning yang melibatkan 20 pengurus OSIS melalui dua kali pertemuan. Pertemuan pertama berupa penyampaian materi, diskusi, brainstorming, dan penyusunan program, sedangkan pertemuan kedua berupa evaluasi tindak lanjut program selama satu minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 5,71 menjadi 8,07 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Selain itu, program yang dirancang OSIS, seperti challenge pengendalian penggunaan smartphone dan sosialisasi melalui poster, memberikan dampak positif terhadap kesadaran siswa dalam menggunakan smartphone secara lebih bijak. Meskipun perubahan perilaku belum sepenuhnya konsisten, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan OSIS melalui psikoedukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja dalam upaya pencegahan adiksi smartphone di lingkungan sekolah.
Anteseden Ide Bunuh Diri pada Remaja: Tinjauan Sistematik Alya Dwi Anggraeni; Nida Hasanati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14908

Abstract

Bunuh diri pada masa saat ini menjadi fenomena yang krusial dan banyak terjadi sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat untuk mencegah hal ini semakin banyak terjadi dengan mencegah munculnya ide bunuh diri. Ide bunuh diri merupakan pikiran untuk merencanakan maupun mempertimbangkan untuk bunuh diri. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematik yang bertujuan untuk mengkaji 24 jurnal internasional atau menemukan berbagai anteseden dari ide bunuh diri pada remaja berdasarkan jurnal empiris yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan, berupa jenis jurnal, tahun, bahasa, dan subjek yang digunakan. Hasil tinjauan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa anteseden ide bunuh diri mencakup psikologis, pengalaman negatif, faktor keluarga, dan faktor perilaku. Depresi menjadi anteseden yang paling konsisten terhadap peningkatan ide bunuh diri, berbagai bentuk perundungan, rendahnya keberfungsian keluarga, kontrol orang tua, serta pola tidur yang buruk dan kecanduan internet maupun game menjadi anteseden yang dapat meningkatkan ide bunuh diri pada remaja. Temuan ini menegaskan bahwa ide bunuh diri ini terjadi karena interaksi yang kompleks antara faktor internal dan eksternal.