Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Potential of South Sumatra Local Wisdom as a Source of Science Learning in Schools to Education Sustainable Development Elsi Adelia Fitri; Anggie Marsyaelina; Demi Romawina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 6 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i6.14475

Abstract

Local wisdom is a learning resource that has the potential to support contextual and ethnoscience-based science learning. This research aims to map the concepts of science found in typical foods based on the Musi River and the Lebak Lebung agricultural system in South Sumatra, as well as analyze the needs of prospective teacher students for their use as a source of science learning. The research uses a qualitative descriptive approach supported by quantitative data. Qualitative data was obtained through field observations, interviews, and document analysis, while quantitative data was obtained through needs analysis of 89 prospective teacher students. The results of the study show that both contexts of local wisdom contain the concept of science including heat transfer, changes in the properties of materials due to heating, fermentation, the role of microorganisms, nutritional content, hydrological cycles, characteristics of swampland, adaptation of living things, and environmental conservation. The results of the needs analysis show that most students have sufficient knowledge in both contexts, but still need learning resources that are able to connect local knowledge with science concepts. These findings are the basis for the development of contextual ethnoscience-based science teaching materials to support meaningful learning and continuing education.
PEMETAAN KEARIFAN LOKAL PROVINSI SUMATERA SELATAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPA DI SMP Sulistiawati Sulistiawati; Lukman Hakim; Sugiarti Sugiarti; Demi Romawina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kearifan lokal Provinsi Sumatera Selatan dan mengkaji potensinya sebagai sumber belajar IPA SMP. Penelitian diawali penyebaran angket dengan 40 responden yang bermukim di Sumatera Selatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Sumatera Selatan sangat beragam dan masih hidup dalam kehidupan masyarakat. Kearifan lokal yang dominan meliputi kuliner tradisional (pempek sebagai ikon utama), arsitektur tradisional (Rumah Limas), seni dan kerajinan (songket), tradisi adat dan nilai sosial (sedekah dusun, gotong royong), serta kehidupan berbasis sungai dan rawa (Sungai Musi, perahu tradisional, dan sistem pertanian lebak). Kearifan lokal tersebut memiliki keterkaitan yang kuat dengan konsep IPA. Konsep biologi mencakup etnofarmakologi, sistem pertanian tradisional, perikanan, fermentasi, dan konservasi lingkungan. Konsep fisika meliputi fluida, gaya apung, tekanan, perpindahan panas, energi, dan keseimbangan. Sementara itu, konsep kimia meliputi fermentasi, pengolahan makanan, pewarnaan alami, dan pengawetan tradisional. Responden menilai bahwa kearifan lokal penting dijadikan sumber belajar IPA SMP karena mampu membuat pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, relevan dengan kehidupan siswa, meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan keterampilan berpikir ilmiah dan kritis, serta berperan dalam pelestarian budaya dan kepedulian lingkungan. Penelitian ini menghasilkan 40 objek etnosains yang disinkronkan dengan kompetensi IPA SMP sesuai tingkat kognitif, metode, dan media pembelajaran.