Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN PEMANFAATAN SELADA LAUT (ULVA LACTUCA L.) SEBAGAI BAHAN ALAMI MASKER CLAY UNTUK PERAWATAN KULIT: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI SEKITAR PANTAI ULEE LHEUE BANDA ACEH Ida Mukhlisa; Dwi Putri Rejeki; Suqiya Rahmah; Rosa Mardiana; Lidyawati
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan alami dalam kosmetika semakin diminati masyarakat sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir Pantai Ulee Lheue Banda Aceh mengenai potensi selada laut (Ulva lactuca L.) sebagai bahan dasar pembuatan masker clay. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif dan demonstrasi langsung formulasi masker menggunakan ekstrak selada laut. Evaluasi dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara terbuka dan observasi antusiasme peserta. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan minat tinggi terhadap pemanfaatan sumber daya lokal ini, serta memahami manfaat selada laut dalam perawatan kulit. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam peningkatan literasi masyarakat terhadap kosmetika berbahan alam dan pemberdayaan potensi lokal.
EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS BLANG GEULUMPANG KECAMATAN SEUNUDDON ACEH UTARA Nurjannah; Lidyawati; Elvi Nura; Rosa Mardiana; M. Ahyar Saputra
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian di puskesmas berperan penting dalam memastikan penggunaan obat yang tepat dan meningkatkan mutu hidup pasien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kefarmasian sebagai dasar perbaikan layanan di UPTD Puskesmas Blang Geulumpang Kecamatan Seunuddon Aceh Utara. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif terhadap 33 pasien rawat jalan menggunakan kuesioner berdasarkan lima dimensi mutu pelayanan (kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti fisik). Hasil menunjukkan tingkat kepuasan pada dimensi kehandalan 97%, ketanggapan 98%, jaminan 97%, empati 98,75%, dan bukti fisik 90%. Secara keseluruhan, tingkat kepuasan berada pada kategori puas. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan fasilitas ruang tunggu, pelatihan komunikasi terapeutik, dan penguatan keterampilan teknis tenaga kefarmasian. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian di puskesmas.
Pembelajaran Partisipatif Mahasiswa Akademi Farmasi di Gampong Nusa melalui Kuliner dan Kerajinan Tradisional Rosa Mardiana; Azmalina Adriani; Safrina; Nurjannah; Lidyawati; Sasmiati Farach Dita; Ida Mukhlisa; Dwi Putri Rejeki
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, merupakan desa wisata berbasis masyarakat yang memiliki potensi budaya, alam, dan edukasi. Desa ini menawarkan berbagai atraksi edukatif seperti cooking class, kerajinan daur ulang, permainan tradisional, serta homestay berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini berupa pembelajaran partisipatif mahasiswa Akademi Farmasi di Gampong Nusa untuk belajar kearifan lokal melalui praktik kuliner dan kerajinan tradisional. Fokus pelatihan diarahkan pada pembuatan keukarah, kue tradisional Aceh berbahan dasar tepung beras, santan, dan gula, serta pelatihan merajut sebagai keterampilan kreatif. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Peserta memperoleh pengetahuan baru, keterampilan praktis, serta pengalaman kolaboratif yang memperkaya pemahaman mereka terhadap potensi lokal.