Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANTIOXIDANT ACTIVITY TEST OF BATOK FRUIT EXTRACT (Limonia acidissima) AS AN ADDITIONAL INGREDIENT IN MASK PREPARATIONS Dwi Putri Rejeki; Ida Mukhlisa; Fitri Humaira
The Health Researcher's Journal Vol. 3 No. 1 (2026): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/r6pr6b26

Abstract

Facial masks are a popular skincare product, and natural ingredients are increasingly in demand due to their safety. Batok fruit (Limonia acidissima) is known to be rich in bioactive compounds such as flavonoids and polyphenols, which have the potential as antioxidants to fight free radicals that cause skin damage and premature aging. This study aims to test the antioxidant activity of batok fruit ethanol extract as a basis for developing additional ingredients in mask preparations. This study is an experimental study that begins with the preparation of simplex from batok fruit flesh. Extraction was carried out by maceration method using 96% ethanol solvent for 3x24 hours. The obtained thick extract was then tested for antioxidant activity using the DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method with Vitamin C as a comparator. Determination of antioxidant activity was carried out by measuring the extract's inhibition value against DPPH free radicals using a UV-Vis spectrophotometer to obtain the IC₅₀ value. The results of the characterization of simplex showed that batok fruit powder met the quality standards with a water content of 8.2%. The extraction process of 200 grams of simplicia produced a thick extract of 13.8 grams with a yield of 6.9%. The results of the antioxidant activity test showed that the ethanol extract of batok fruit has a very strong free radical scavenging ability, with an IC₅₀ value of 13.2 ppm. Although this value is not as strong as the comparison of Vitamin C (IC₅₀ 3.57 ppm), these results classify batok fruit extract as a very strong antioxidant (IC₅₀ < 50 ppm). Thus, batok fruit extract has great potential to be developed as a natural active ingredient in facial mask formulations to protect the skin from oxidative damage.
EDUKASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK: UPAYA PENCEGAHAN RESISTENSI MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DI DESA PULO PISANG, SIGLI Dwi Putri Rejeki; Verawati; Siti Fara Syiva Al Inaya; Ida Mukhlisa; Rosa Mardiana
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan antibiotik masih menjadi isu serius yang berdampak pada peningkatan kasus resistensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu-ibu di Desa Pulo Pisang, Sigli, mengenai penggunaan antibiotik yang rasional. Metode pelaksanaan dilakukan dengan edukasi dan pembagian leaflet informatif, serta sesi diskusi interaktif. Peserta berjumlah 30 orang ibu yang memiliki anak usia di atas dua tahun. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test berbasis kuesioner. Hasilnya menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dan sikap yang signifikan. Program ini diharapkan dapat menjadi intervensi awal untuk mengedukasi masyarakat terhadap bahaya resistensi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat.
PENYULUHAN PEMANFAATAN SELADA LAUT (ULVA LACTUCA L.) SEBAGAI BAHAN ALAMI MASKER CLAY UNTUK PERAWATAN KULIT: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI SEKITAR PANTAI ULEE LHEUE BANDA ACEH Ida Mukhlisa; Dwi Putri Rejeki; Suqiya Rahmah; Rosa Mardiana; Lidyawati
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan alami dalam kosmetika semakin diminati masyarakat sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir Pantai Ulee Lheue Banda Aceh mengenai potensi selada laut (Ulva lactuca L.) sebagai bahan dasar pembuatan masker clay. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif dan demonstrasi langsung formulasi masker menggunakan ekstrak selada laut. Evaluasi dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara terbuka dan observasi antusiasme peserta. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan minat tinggi terhadap pemanfaatan sumber daya lokal ini, serta memahami manfaat selada laut dalam perawatan kulit. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam peningkatan literasi masyarakat terhadap kosmetika berbahan alam dan pemberdayaan potensi lokal.
Pembelajaran Partisipatif Mahasiswa Akademi Farmasi di Gampong Nusa melalui Kuliner dan Kerajinan Tradisional Rosa Mardiana; Azmalina Adriani; Safrina; Nurjannah; Lidyawati; Sasmiati Farach Dita; Ida Mukhlisa; Dwi Putri Rejeki
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, merupakan desa wisata berbasis masyarakat yang memiliki potensi budaya, alam, dan edukasi. Desa ini menawarkan berbagai atraksi edukatif seperti cooking class, kerajinan daur ulang, permainan tradisional, serta homestay berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini berupa pembelajaran partisipatif mahasiswa Akademi Farmasi di Gampong Nusa untuk belajar kearifan lokal melalui praktik kuliner dan kerajinan tradisional. Fokus pelatihan diarahkan pada pembuatan keukarah, kue tradisional Aceh berbahan dasar tepung beras, santan, dan gula, serta pelatihan merajut sebagai keterampilan kreatif. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Peserta memperoleh pengetahuan baru, keterampilan praktis, serta pengalaman kolaboratif yang memperkaya pemahaman mereka terhadap potensi lokal.
Community Service in the Field of Pharmacy through Aid Distribution and Health Education for Victims of the Aceh Tamiang Flash Flood: Kegiatan Pengabdian Masyarakat Bidang Farmasi melalui Penyaluran Bantuan dan Edukasi Kesehatan bagi Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang Ida Mukhlisa; Aida Apriani; Sasmiati Farach Dita; Siti Samaniyah; Yusrawati; Yunita Suffiana
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 5 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Community Service in the Field of Pharmacy through Aid Distribution and Health Education for Victims of the Aceh Tamiang Flash Flood was implemented as a form of social responsibility by pharmacy academics to support post-disaster community health recovery. This program aimed to provide basic medicines, conduct public health education, and raise awareness on rational drug use and hygiene practices. The activity was carried out on December 28, 2025, in Kedai Telaga Meuku Sa Village, Banda Mulia Subdistrict, Aceh Tamiang Regency, involving lecturers and students from the YPPM Mandiri Academy of Pharmacy, Banda Aceh. The implementation consisted of three stages, preparation, execution, and evaluation—using an experiential learning approach. The results indicated an increase in community knowledge regarding disease prevention and appropriate drug use (±84%), along with improved communication skills and social empathy among students. The activity also strengthened collaboration between academia, local government, and the community in enhancing community health resilience in disaster-prone areas. Nevertheless, the program had several limitations, including a relatively short implementation period and limited area coverage; therefore, a follow-up program is recommended through the establishment of community health cadres and sustainable mentoring activities.