This Author published in this journals
All Journal Al-Ibanah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sekolah Rakyat Sebagai Kebijakan Pendidikan Afirmatif: Analisis Strategi Pengentasan Dan Pemutusan Rantai Kemiskinan Antargenerasi Naih Nurjanah; Ahmad Syahid; Sarbini Sarbini; Supiana Supiana
AL-IBANAH Vol. 11 No. 2 (2026): Journal Al-Ibanah (Artikel on progres)
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/axwcf480

Abstract

Kemiskinan dan ketimpangan kesempatan pendidikan merupakan persoalan struktural yang saling berkaitan dan berpotensi memperkuat reproduksi kemiskinan antargenerasi di Indonesia. Dalam konteks tersebut, Program Sekolah Rakyat hadir sebagai kebijakan pendidikan afirmatif yang diarahkan untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui penyediaan pendidikan formal berbasis asrama dan dukungan layanan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis Program Sekolah Rakyat sebagai kebijakan pendidikan afirmatif dalam strategi pengentasan kemiskinan dan pemutusan rantai kemiskinan antargenerasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan pendidikan berbasis studi kepustakaan dan analisis dokumen. Analisis kebijakan menggunakan kerangka William N. Dunn, analisis implementasi menggunakan model George C. Edward III, sedangkan mekanisme pendidikan dalam peningkatan mobilitas sosial dianalisis melalui Human Capital Theory. Data penelitian bersumber dari regulasi, dokumen kebijakan pemerintah, data statistik, laporan kelembagaan, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat memiliki potensi sebagai kebijakan afirmatif melalui perluasan akses pendidikan, penyediaan lingkungan belajar yang lebih terjamin, dan penguatan modal manusia kelompok miskin dan miskin ekstrem. Namun, efektivitas kebijakan sangat bergantung pada komunikasi kebijakan, kecukupan sumber daya, komitmen pelaksana, tata kelola birokrasi, serta integrasi lintas sektor. Penelitian menyimpulkan bahwa Sekolah Rakyat berpotensi menjadi instrumen strategis dalam mengurangi ketimpangan pendidikan dan membuka jalur mobilitas sosial-ekonomi, tetapi dampaknya terhadap pemutusan kemiskinan antargenerasi memerlukan implementasi yang berkelanjutan dan evaluasi jangka panjang berbasis bukti.