Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Philosophy Of Science in the Era of Society 5.0: Reflections on the Role of Artificial Intelligence Faujian Lhaystari Dea; Siti Fatimah
LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture Vol 5 No 2 (2026): LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture (June
Publisher : Master Program of Social Science Education of Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/langgam.v5i2.297

Abstract

This article aims to reflect on the relevance of the philosophy of science in facing the dynamics of the Society 5.0 Era, which is characterized by the dominance of artificial intelligence (AI). This research uses a qualitative method with a descriptive-philosophical approach and library research. Data were collected through a critical review of reliable primary and secondary sources. The research findings indicate that the philosophy of science still plays a crucial role as a reflective foundation for understanding the nature of knowledge, truth, and values ​​amidst technological advances. Artificial intelligence, although capable of expanding analytical capacity and data processing efficiency, is instrumental and cannot replace the role of humans as epistemic subjects with moral awareness and interpretative abilities. In conclusion, the integration of AI in Society 5.0 must always be accompanied by philosophical reflection that emphasizes the relationship between knowledge, values, and ethical responsibility, so as to create a society that is not only technologically intelligent but also based on human values.
Pendidikan Politik Masa Orde Baru: Menjaga Stabilitas dan Ideologi dalam Pembangunan Nasional Faujian Lhaystari Dea; Reno Fernandes; Suryanef Suryanef
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v2i1.34

Abstract

Pendidikan politik pada masa Orde Baru (1966–1998) digunakan sebagai alat untuk membentuk kesadaran politik warga negara yang loyal terhadap negara dan ideologi Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengkaji kebijakan pendidikan politik masa Orde Baru serta dampaknya terhadap perkembangan demokrasi pasca reformasi. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, artikel ini menyoroti kebijakan seperti Penataran P-4, kurikulum berbasis Pancasila, dan pembatasan kebebasan akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan politik pada masa itu berhasil menciptakan stabilitas, tetapi membatasi ruang berpikir kritis dan partisipasi politik. Di masa kini, tantangan seperti rendahnya literasi politik dan apatisme masih muncul. Namun, reformasi pendidikan politik yang lebih terbuka dan berbasis konteks lokal menjadi prospek positif bagi penguatan masyarakat sipil dan demokrasi. Pendidikan politik yang partisipatif penting untuk membentuk warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Memberikan kontribusi dengan menunjukkan bagaimana kebijakan pendidikan politik Orde Baru memengaruhi arah perkembangan demokrasi pascareformasi.