Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Budaya Caring dalam Implementasi Interprofessional Collaboration di Rumah Sakit: A Scoping Review Nilam Fauziah; Risnah Risnah; Musdalifah Musdalifah; Widya Amraeni
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.5964

Abstract

Interprofessional Collaboration (IPC) di rumah sakit merupakan strategi kritis untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh budaya organisasi yang melandasinya, khususnya budaya caring. Tujuan: Memetakan dan mensintesis bukti ilmiah mengenai peran budaya caring dalam mendukung implementasi IPC di rumah sakit, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan Scoping review dilakukan mengikuti kerangka Arksey and O'Malley yang disempurnakan Levac et al. dan panduan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, Scopus, CINAHL, Google Scholar, dan SINTA periode 2021–2026. Sebanyak 55 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan narrative synthesis dan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi Lima tema utama teridentifikasi: (1) komunikasi efektif berbasis SBAR; (2) budaya organisasi, kepercayaan, dan kepemimpinan kolaboratif; (3) budaya caring dan kepuasan pasien; (4) integrasi teori caring Jean Watson dalam praktik kolaboratif; dan (5) hambatan struktural IPC. Internalisasi nilai-nilai caring terbukti memperkuat koordinasi interprofesional dan menurunkan hambatan hierarki profesi. Budaya caring merupakan fondasi esensial yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam IPC di rumah sakit. Pengembangan standar perilaku kolaboratif berbasis caring dan penguatan Interprofessional Education (IPE) sangat direkomendasikan.
Caring culture in interprofessional collaboration in hospitals: A scoping review Fauziah Nilam; Risnah Risnah; Musdalifah Mukhtar; Widya Amraeni
MIN Vol. 9 No. 7 (2026): Volume 9 Number 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/min.v9i7.4343

Abstract

Background: Interprofessional Collaboration (IPC) is essential for managing the complexity of hospital care, yet its effectiveness depends on organizational culture and the quality of interprofessional relationships. Prior literature has largely examined communication, leadership, or caring separately, leaving the structural role of caring culture in IPC insufficiently mapped. Purpose: To map evidence on the role of caring culture in hospital IPC and identify its facilitators, barriers, and implications. Method: This scoping review followed the Arksey and O'Malley framework, Levac's refinements, and PRISMA-ScR guidance. PubMed/MEDLINE, Scopus, CINAHL, Google Scholar, and Portal Garuda/SINTA were searched for publications from 2021–2025. Of 1,240 initial records, 320 titles/abstracts were screened, 80 full texts assessed, and 55 articles charted through structured extraction and thematic synthesis. Results: Seven theme clusters emerged, led by effective communication/SBAR (21.8%), organizational culture, trust, and collaborative leadership (18.2%), and specific clinical settings and other themes (16.4%). Regional variation, professional hierarchy, resource constraints, and inconsistent outcomes were also reported. The novelty lies in mapping caring culture as a structural enabler linking organizational context, communication, and IPC practice. Conclusion: Caring culture may support IPC, but the relationship cannot yet be interpreted causally and requires empirical testing.