Puji Dwi Seftiani
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN ASISTENSI LABORATORIUM IPA MELALUI PHET DAN PPT INTERAKTIF PADA MATERI ENERGI DI SEKOLAH DASAR Puji Dwi Seftiani; Arizkylia Yoka Putri; Durinta Puspasari; Fasih Bintang Ilhami
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8627

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang hanya berfokus pada teori tidak lagi memadai untuk menumbuhkan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program Asistensi Laboratorium IPA di SDN Tenggilis Mejoyo 1 Surabaya dengan fokus pada penerapan media interaktif PhET Simulation dan PowerPoint interaktif dalam pembelajaran materi bentuk dan perubahan energi kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait asistensi mengajar dan inovasi media pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PhET Simulation sebagai laboratorium virtual mampu membantu siswa memahami konsep energi secara visual dan konkret melalui pengalaman belajar interaktif. Sementara itu, PowerPoint interaktif berperan dalam memperkuat penyajian materi dan meningkatkan keterlibatan siswa melalui tampilan multimedia yang menarik. Kombinasi kedua media ini menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, sekaligus meningkatkan pemahaman konseptual dan motivasi belajar siswa. Selain memberikan dampak positif bagi siswa, kegiatan asistensi laboratorium juga memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa dalam merancang pembelajaran inovatif berbasis teknologi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi program asistensi laboratorium IPA dengan media PhET dan PowerPoint interaktif efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, terutama pada kondisi keterbatasan fasilitas laboratorium.