Sarah Azmiatul Husna Br Lubis
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA MATH ESCAPE ROOM BERBASIS GENIALLY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA Sarah Azmiatul Husna Br Lubis; Karina Natasya Putri; Putri Cantika Sari Nasution; Siti Laila Karimah; Julius Lingga; M Alfarezi Lumban Gaol
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9479

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan kritis, namun materi permutasi dan kombinasi sering menimbulkan kesulitan bagi siswa karena lebih banyak menekankan hafalan rumus dibanding pemahaman konsep. Sementara kemampuan pemahaman konsep siswa terhadap materi permutasi dan kombinasi masih tergolong rendah. Penelitian bertujuan mengembangkan media pembelajaran Math Escape Room berbasis Genially yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE melalui tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi media dilakukan oleh ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan isi serta tampilan media. Uji coba terbatas dilaksanakan pada 22 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan menggunakan instrumen pre-test, post-test, observasi, dan angket respon. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran Math Escape Room berbasis Genially memperoleh kategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh guru dan siswa berada dalam kategori sangat praktis, dan hasil uji efektivitas tergolong cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, media pembelajaran Math Escape Room berbasis Genially dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif pada materi permutasi dan kombinasi di sekolah menengah atas untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Media ini dirancang untuk membantu guru dalam menyajikan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan teknologi pendidikan saat ini
ANALYSIS OF STUDENTS' ERRORS IN SOLVING EQUIVALENT AND INVERSE PROPORTION PROBLEMS BASED ON THE KASTOLAN THEORY IN CLASS V STUDENTS Siti Laila Karimah; Putri Cantika Sari Nasution; Karina Natasya Putri; Sarah Azmiatul Husna Br Lubis; Cindy Ramadhani; Kairuddin Kairuddin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9591

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep perbandingan senilai dan berbalik nilai yang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesalahan siswa berdasarkan teori Kastolan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas V-A MIS Maura El Mumtaz, dengan enam siswa dipilih secara purposive untuk dianalisis lebih mendalam. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 51,35% (kategori sedang), sedangkan kesalahan prosedural dan teknis masing-masing sebesar 24,32% (kategori rendah). Kesalahan konseptual terjadi karena siswa belum memahami dan membedakan konsep perbandingan senilai dan berbalik nilai, kesalahan prosedural disebabkan oleh ketidaktepatan langkah penyelesaian, dan kesalahan teknis terjadi karena kurangnya ketelitian serta lemahnya penguasaan operasi hitung dasar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesalahan siswa saling berkaitan dan berawal dari kurangnya pemahaman konsep, sehingga diperlukan pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konsep, penggunaan media yang sesuai, serta pembiasaan berpikir sistematis.