Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP CAHAYA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Noviana; Achmad Shabir; Muhammad Ikhsan Sukaria
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9480

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar memerlukan penerapan model pembelajaran yang efektif untukmeningkatkan pemahaman konsep peserta didik, khususnya pada materi cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Direct Instruction dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, serta interaksi antara kedua variabel tersebut pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain faktorial 2 × 2. Subjek penelitian terdiri atas 56 peserta didik kelas V SD Negeri 23 Jeppe’e yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep cahaya yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur (Two-Way ANOVA) setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), di mana peserta didik yang belajar menggunakan model Direct Instruction memiliki pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional; (2) kemampuan awal peserta didik berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep cahaya, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), di mana peserta didik dengan kemampuan awal tinggi memiliki pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan kemampuan awal rendah; dan (3) tidak terdapat interaksi yang signifikanantara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,170 (> 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas model Direct Instruction tidak bergantung pada tingkat kemampuan awal peserta didik.