Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN STANDAR RESEP MINUMAN COCKTAIL DI FLAMINGO THEQUE LONGUE BAR FLAMINGO HOTEL BY THE BEACH PENANG MALAYSIA Lyandru Togu Mulia Tambunan; Mega Williandani; Bambang Famuji; Indra Wirawan; Iyan Ziliwu
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.242

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawankcara dan observasi terhadap dua puluh enam narasumber yang terdiri atas lima staf food and beverage, satu supervisor bar dan dua puluh tamu. Latar belakang penelitian ini adanya beberapa masalah diantaranya bahan-bahan pembuatan cocktail tidak tersedia saat ramai, penyimpangan teknik pembuatan cocktail sampai penggunaan garnish yang tidak sesuai resep asli yang mengakibatkan perbedaan dari segi rasa dan tampilan dari cocktail yang di sajikan. Penelitian ini merekomendasikan beberapa upaya perbaikan peningkatan manajemen stok melalui pengecekan rutin dan koordinasi dengan departemen front office, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih tegas disertai pelatihan serta evaluasi berkala, serta penetapan standar garnish yang sesuai dengan resep. Fokus peneliti pada bahan-bahan minuman cocktail, teknik pembuatan minuman cocktail, dan penggunaan garnish dalam penyajian minuman cocktail di Flamingo Theque longue bar Flamingo Hotel by The Beach Penang Malaysia. Implementasi langkah-langkah yang dilakukan diharapkan mampu menjaga konsistensi rasa, tampilan, serta aroma cocktail, sehingga meningkatkan profesionalisme pelayanan dan kepuasan tamu di Flamingo Theque.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BUKIT SENYUM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA UNGGULAN DI DESA MOTUNG KECAMATAN AJIBATA KABUPATEN TOBA Lanta Siringo Ringo; Mega Williandani; Indra Wirawan; Bambang Famuji
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.244

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pengembangan Objek Wisata Bukit Senyum yang terletak di Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba.Bukit Senyum memiliki potensi besar berupa panorama Danau Toba yang indah, udara sejuk, suasana alami, serta aktivitas wisata seperti camping, glamping, dan event budaya. Namun, pengelolaan destinasi ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain infrastruktur yang belum memadai, keterbatasan sumber daya manusia di bidang pariwisata, serta strategi promosi yang belum optimal. Melalui analisis SWOT, ditemukan bahwa kekuatan utama destinasi ini adalah keindahan alam dan suasana asri, sementara kelemahannya terletak pada infrastruktur dan SDM. Peluang berkembang sangat terbuka dengan tren wisata alam dan dukungan kerja sama antar pihak, sedangkan ancamannya meliputi persaingan dengan destinasi lain di kawasan Danau Toba serta risiko kerusakan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Objek Wisata Bukit Senyum memiliki potensi wisata alam yang sangat besar berupa panorama Danau Toba yang indah, udara sejuk, suasana perbukitan yang alami, serta aktivitas pendukung seperti camping, glamping, dan event budaya. Potensi ini menjadi modal utama dalam pengembangannya sebagai destinasi wisata unggulan. Namun, pengelolaan Bukit Senyum masih menghadapi kendala berupa akses jalan yang belum memadai, keterbatasan fasilitas penunjang, rendahnya kualitas sumber daya manusia pariwisata, serta promosi yang belum optimal. Meskipun demikian, peluang pengembangan terbuka luas seiring meningkatnya tren wisata alam dan ekowisata, serta dukungan media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi efektif seperti melalui aplikasi Tiktok, Instagram, Facebook dan Youtube. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan kapasitas SDM pariwisata, serta optimalisasi promosi digital yang kreatif agar Bukit Senyum mampu menjadi daya tarik wisata unggulan dan memberi manfaat ekonomi maupun sosial bagi masyarakat Desa Motung.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR HOUSEKEEPING DAN PENGELOLAAN KEBERSIHAN DI HOTEL BUTIK Bambang Famuji; Mega Williandani
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) housekeeping dalam pengelolaan kebersihan di hotel butik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya dalam menciptakan kualitas layanan yang optimal. Penerapan SOP housekeeping secara konsisten menjadi aspek penting dalam menjaga standar operasional sekaligus memenuhi ekspektasi tamu yang semakin tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap manajer housekeeping, supervisor, room attendant, serta dokumen SOP housekeeping di hotel butik yang menjadi lokasi penelitian. Penerapan SOP berkontribusi terhadap terciptanya kebersihan, kenyamanan, keamanan, dan konsistensi kualitas pelayanan. Namun demikian, efektivitas implementasi SOP masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi dan kedisiplinan karyawan, intensitas pelatihan, ketersediaan peralatan dan bahan pembersih, tingkat okupansi hotel, serta pengawasan dari supervisor. Selain itu, komunikasi antarbagian dan budaya kerja yang berorientasi pada kualitas turut mendukung keberhasilan pengelolaan kebersihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SOP housekeeping yang konsisten, didukung oleh pengawasan yang efektif, pelatihan berkelanjutan, serta evaluasi berkala, mampu meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan dan kepuasan tamu di hotel butik. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen hotel dalam mengembangkan strategi peningkatan kualitas layanan housekeeping yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing hotel di industri perhotelan.