Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kegigihan Akademik terhadap Manajemen Diri Belajar pada Siswa MAS Al-Muslimun Yeni Pita Sari
Punggawa Global Research: Jurnal Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): Punggawa Global Research
Publisher : Punggawa Legacy Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67707/pgr.v1i3.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegigihan akademik terhadap manajemen diri belajar pada siswa MAS Al-Muslimun. Kegigihan akademik didefinisikan sebagai ketekunan dan semangat dalam mencapai tujuan jangka panjang, sementara manajemen diri belajar mencakup kemampuan siswa dalam mengatur waktu, merencanakan pembelajaran, dan mengevaluasi diri secara teratur. Penelitian ini melibatkan 114 siswa kelas XII MAS Al-Muslimun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kegigihan akademik siswa tergolong sangat tinggi (mean = 8,79 dari 10), sedangkan manajemen diri belajar berada pada kategori sedang (mean = 39,0 dari 50). Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kegigihan akademik dan manajemen diri belajar (r = 0,433; p < 0,001). Kegigihan akademik memberikan kontribusi sebesar 18,75% terhadap manajemen diri belajar, dengan persamaan regresi Y = 26,043 + 1,478X. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan kegigihan tinggi cenderung memiliki kemampuan manajemen diri yang lebih baik, namun masih diperlukan faktor-faktor lain untuk meningkatkan manajemen diri secara optimal.
ANALISIS DESKRIPTIF PERSEPSI MAHASISSWA TERHADAP PETA KONSEP DAN RINGKASAN TEKS LINEAR DALAM MENDUKUNG DAYA INGAT Yeni Pita Sari; Nanda Yustina; Khoirunnisya Dalimunthe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan media Ringkasan Teks Linear dan Peta Konsep dalam mendukung daya ingat pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tubuh, khususnya materi Sistem Saraf. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan 28 mahasiswa yang telah mempelajari materi Sistem Saraf dengan menerapkan kedua media belajar secara bertahap. Instrumen penelitian berupa angket terstruktur dengan skala Likert 1-4 yang mengukur indikator daya ingat, yaitu mengingat istilah, retensi jangka panjang, dan kemudahan recall, serta instrumen perbandingan langsung preferensi mahasiswa. Uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan valid (r hitung > 0,374), dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,834 untuk Ringkasan Teks Linear, 0,862 untuk Peta Konsep, dan 0,788 untuk instrumen perbandingan langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa Peta Konsep memperoleh rata-rata skor lebih tinggi pada indikator mengingat istilah penting (2,75 vs 2,68) dan ketahanan memori jangka panjang (2,61 vs 2,57), sementara Ringkasan Teks Linear memperoleh skor lebih tinggi pada kemudahan recall saat kuis mendadak (2,46 vs 2,43). Mayoritas mahasiswa (42,86%) menyatakan bahwa kedua media sama-sama mendukung daya ingat. Temuan ini mengindikasikan bahwa Peta Konsep dan Ringkasan Teks Linear bersifat komplementer, dengan Ringkasan Teks Linear lebih mendukung tahap awal pemahaman dan Peta Konsep lebih mendukung tahap konsolidasi memori.
HUBUNGAN CARA MEMBAWA TAS SATU SISI DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA PENGGUNA BACKPACK Khoirunnisya Dalimunthe; Nanda Yustina; Yeni Pita Sari
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7343

Abstract

Penggunaan backpack di kalangan mahasiswa menjadi pilihan utama karena dianggap ergonomis dan mampu mendistribusikan beban secara simetris. Namun, realitas menunjukkan banyak mahasiswa justru membawa backpack hanya pada satu sisi bahu, menciptakan beban asimetris yang memicu keluhan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku membawa tas satu sisi dengan keluhan nyeri otot pada mahasiswa pengguna backpack. Studi cross-sectional melibatkan 34 mahasiswa Teknik Industri Universitas Malikussaleh yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur karakteristik demografi, perilaku penggunaan tas dan 12 keluhan musculoskeletal. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi ?=0,05. Hasil menunjukkan 91,2% responden menggunakan backpack, namun 55,9% selalu membawanya di satu bahu. Prevalensi keluhan muskuloskeletal sangat tinggi (88,2%), dengan keluhan tertinggi: nyeri berkurang saat tas dilepas (73,5%), cepat lelah fisik (70,6%), nyeri bahu (61,8%), dan nyeri punggung atas (61,8%). Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara sisi bahu dominan dengan nyeri bahu (p=0,028), posisi tas terlalu rendah dengan nyeri pinggang (p=0,033), posisi bahu diangkat dengan nyeri leher (p=0,038), kebiasaan memegang tali dengan kesemutan (p=0,041), dan durasi pemakaian dengan kelelahan fisik (p=0,022). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan backpack tidak menjamin keamanan ergonomis jika perilaku penggunaannya keliru. Kebiasaan membawa backpack satu sisi, posisi tas terlalu rendah, bahu diangkat, dan durasi pemakaian lama merupakan faktor risiko utama keluhan muskuloskeletal.