Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Keberanian Berbicara Siswa melalui Game Edukatif The Shield of Faith Nanda Yustina; Dian Arlianty
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The educational game The Shield of Faith is presented as an instructional innovation designed to cultivate students’ capacity to articulate their opinions in an assertive, logical, and decorous manner. Conceptualized as an interactive simulation integrating role-play and structured discussion, the game engages students in the active construction of ideas, critical examination of contextual issues, and the development of consistent communicative practices. Employing an experiential learning framework combined with group psychoeducation, the program is systematically structured to enhance cognitive domains (including the identification of potential culture shock and moral challenges), affective domains (such as the adoption of appropriate attitudes and sound decision-making), and psychomotor domains (notably the ability to formulate firm yet courteous refusal strategies). This community engagement initiative aims to reinforce the verbal communication competencies of senior high school students at Dayah Terpadu Al Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara. Evaluation outcomes demonstrate a substantial improvement in students’ willingness and confidence to express their viewpoints, as reflected in increased verbal participation, elevated argumentative quality, and more active involvement in collaborative discussions.
ANALISIS DESKRIPTIF PERSEPSI MAHASISSWA TERHADAP PETA KONSEP DAN RINGKASAN TEKS LINEAR DALAM MENDUKUNG DAYA INGAT Yeni Pita Sari; Nanda Yustina; Khoirunnisya Dalimunthe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan media Ringkasan Teks Linear dan Peta Konsep dalam mendukung daya ingat pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tubuh, khususnya materi Sistem Saraf. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan 28 mahasiswa yang telah mempelajari materi Sistem Saraf dengan menerapkan kedua media belajar secara bertahap. Instrumen penelitian berupa angket terstruktur dengan skala Likert 1-4 yang mengukur indikator daya ingat, yaitu mengingat istilah, retensi jangka panjang, dan kemudahan recall, serta instrumen perbandingan langsung preferensi mahasiswa. Uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan valid (r hitung > 0,374), dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,834 untuk Ringkasan Teks Linear, 0,862 untuk Peta Konsep, dan 0,788 untuk instrumen perbandingan langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa Peta Konsep memperoleh rata-rata skor lebih tinggi pada indikator mengingat istilah penting (2,75 vs 2,68) dan ketahanan memori jangka panjang (2,61 vs 2,57), sementara Ringkasan Teks Linear memperoleh skor lebih tinggi pada kemudahan recall saat kuis mendadak (2,46 vs 2,43). Mayoritas mahasiswa (42,86%) menyatakan bahwa kedua media sama-sama mendukung daya ingat. Temuan ini mengindikasikan bahwa Peta Konsep dan Ringkasan Teks Linear bersifat komplementer, dengan Ringkasan Teks Linear lebih mendukung tahap awal pemahaman dan Peta Konsep lebih mendukung tahap konsolidasi memori.
HUBUNGAN CARA MEMBAWA TAS SATU SISI DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA PENGGUNA BACKPACK Khoirunnisya Dalimunthe; Nanda Yustina; Yeni Pita Sari
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7343

Abstract

Penggunaan backpack di kalangan mahasiswa menjadi pilihan utama karena dianggap ergonomis dan mampu mendistribusikan beban secara simetris. Namun, realitas menunjukkan banyak mahasiswa justru membawa backpack hanya pada satu sisi bahu, menciptakan beban asimetris yang memicu keluhan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku membawa tas satu sisi dengan keluhan nyeri otot pada mahasiswa pengguna backpack. Studi cross-sectional melibatkan 34 mahasiswa Teknik Industri Universitas Malikussaleh yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur karakteristik demografi, perilaku penggunaan tas dan 12 keluhan musculoskeletal. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi ?=0,05. Hasil menunjukkan 91,2% responden menggunakan backpack, namun 55,9% selalu membawanya di satu bahu. Prevalensi keluhan muskuloskeletal sangat tinggi (88,2%), dengan keluhan tertinggi: nyeri berkurang saat tas dilepas (73,5%), cepat lelah fisik (70,6%), nyeri bahu (61,8%), dan nyeri punggung atas (61,8%). Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara sisi bahu dominan dengan nyeri bahu (p=0,028), posisi tas terlalu rendah dengan nyeri pinggang (p=0,033), posisi bahu diangkat dengan nyeri leher (p=0,038), kebiasaan memegang tali dengan kesemutan (p=0,041), dan durasi pemakaian dengan kelelahan fisik (p=0,022). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan backpack tidak menjamin keamanan ergonomis jika perilaku penggunaannya keliru. Kebiasaan membawa backpack satu sisi, posisi tas terlalu rendah, bahu diangkat, dan durasi pemakaian lama merupakan faktor risiko utama keluhan muskuloskeletal.