Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Feed palatability test on Hornbill in Taman Rusa Nanda Yustina; Abdullah Abdullah; Devi Syafrianti
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2017): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.045 KB)

Abstract

Feed palatability level of animals is very important, as this will affect the growth and development of animals, and also for  the success of captivity animal itself. The aim of this study is to determine feed palatability level on hornbill in Taman Rusa. This study used descriptive method. Analysis of the data calculated using the feed palatability index selection. The results showed that the level of palatability of feed on each hornbill shows the level of palatability different. Palatability of feed on tomato hornbill 1 is a selection index with a value of 0.94, hornbill 2 papaya with a selection index value of 0.93, hornbill 3 tomatoes with Unmatched value with an index of 0.97, and a hornbill 4 tomatoes with value selection index 0.92. The conclusions of this study indicate three favorite feed hornbill showed the highest feed on tomatoes, and a hornbill shows favorite feed is papaya. Based on the research that has been done, then feeding for each hornbill better differentiated quantity between one another
Uji Palatabilitas Pakan Pada Burung Rangkong di Penangkaran Taman Rusa Nanda Yustina; Abdullah .; Devi Syafrianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.709 KB)

Abstract

Tingkat palatabilitas pakan pada hewan sangat penting, karena hal ini akan mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya hewan, serta keberhasilan suatu penangkaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat palatabilitas pakan pada Burung Rangkong di penangkaran Taman Rusa sangat . Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Analisis data palatabilitas pakan dihitung menggunakan selection index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat palatabilitas pakan pada masing-masing Burung Rangkong menunjukkan tingkat palatabilitas yang berbeda-beda. Palatabilitas pakan pada Burung Rangkong 1 adalah tomat dengan nilai selection index 0,94, Burung Rangkong 2 pepaya dengan nilai selection index 0,93, Burung Rangkong 3 tomat dengan nilai dengan nilai selection index 0,97, dan Burung Rangkong 4 tomat dengan nilai selection index 0,92. Simpulan dari  penelitian ini menunjukkan tiga Burung Rangkong menunjukkan kesukaan pakan yang paling tinggi pada pakan tomat, dan satu burung Rangkong menunjukkan pakan yang paling disukuai adalah pepaya. Bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka pemberian pakan untuk masing-masing burung rangkong lebih baik dibedakan kuantitasnya antara satu dengan yang lain.Kata kunci: Palatabilitas, Pakan, Burung Rangkong.  Feed palatability level of animals is very important, as this will affect the growth and development of animals, and also for  the success of captivity animal itself. The aim of this study is to determine feed palatability level on hornbill in Taman Rusa. This study used descriptive method. Analysis of the data calculated using the feed palatability index selection. The results showed that the level of palatability of feed on each hornbill shows the level of palatability different. Palatability of feed on tomato hornbill 1 is a selection index with a value of 0.94, hornbill 2 papaya with a selection index value of 0.93, hornbill 3 tomatoes with Unmatched value with an index of 0.97, and a hornbill 4 tomatoes with value selection index 0.92. The conclusions of this study indicate three favorite feed hornbill showed the highest feed on tomatoes, and a hornbill shows favorite feed is papaya. Based on the research that has been done, then feeding for each hornbill better differentiated quantity between one another.Keywords: Palatability, feed, hornbill.
NO DRAMA: ANALISIS KEMAMPUAN REGULASI EMOSI SISWA KELAS XII DALAM MENGHADAPI TEKANAN INTERPERSONAL DARI GURU DAN ORANG TUA Yeni Pita Sari; Khoirunnisya Dalimunthe; Nanda Yustina
INOVASI : Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): Inovasi: Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/rg1hjd46

Abstract

Twelfth-grade students face double pressure between academic expectations and interpersonal dynamics with authority figures. This study aims to analyze the emotional regulation abilities of twelfth-grade students in dealing with interpersonal pressure in the form of reprimands or anger from teachers and parents. This study uses a correlational quantitative approach and involves 110 students as respondents selected through simple random sampling. Data were collected using a Likert scale questionnaire that measured aspects of stress control and emotional regulation strategies. The results showed that the majority of students were in the neutral category (39.1%), while another 39.1% showed positive emotional regulation abilities (agreed and strongly agreed to remain calm), and the remaining 21.9% were identified as vulnerable to stress. These findings reveal that although most students are beginning to achieve late adolescent emotional maturity, most others still have fluctuating and situational emotional stability. The ability to remain calm (just calm) is greatly influenced by cognitive reappraisal strategies. The conclusion of this study emphasizes the importance of strengthening emotional literacy and conseling services to help students manage interpersonal pressure without destructive reactions. Assertive communication between teachers, parents, and
Peningkatan Keberanian Berbicara Siswa melalui Game Edukatif The Shield of Faith Nanda Yustina; Dian Arlianty
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The educational game The Shield of Faith is presented as an instructional innovation designed to cultivate students’ capacity to articulate their opinions in an assertive, logical, and decorous manner. Conceptualized as an interactive simulation integrating role-play and structured discussion, the game engages students in the active construction of ideas, critical examination of contextual issues, and the development of consistent communicative practices. Employing an experiential learning framework combined with group psychoeducation, the program is systematically structured to enhance cognitive domains (including the identification of potential culture shock and moral challenges), affective domains (such as the adoption of appropriate attitudes and sound decision-making), and psychomotor domains (notably the ability to formulate firm yet courteous refusal strategies). This community engagement initiative aims to reinforce the verbal communication competencies of senior high school students at Dayah Terpadu Al Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara. Evaluation outcomes demonstrate a substantial improvement in students’ willingness and confidence to express their viewpoints, as reflected in increased verbal participation, elevated argumentative quality, and more active involvement in collaborative discussions.
KETAHANAN MENTAL GENERASI Z SEBAGAI FONDASI SDM UNGGUL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 PADA SANTRI DAYAH AL-MUSLIMUN Arlianty, Dian; Yustina, Nanda; Marlisa, Puput
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XIII 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/s6dkwc84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mengukur tingkat ketahanan mental santri generasi Z di Dayah Al-Muslimun, Aceh Utara, sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ketahanan mental merupakan kemampuan individu untuk tetap tenang, fokus, dan optimis dalam menghadapi tekanan, tantangan, maupun kegagalan. Santri sebagai generasi muda yang tumbuh di lingkungan pesantren memiliki potensi besar untuk mengembangkan ketahanan mental melalui rutinitas, disiplin, dan pembiasaan nilai-nilai spiritual. Kegiatan yang dilakukan pada bulan september 2025 ini diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep ketahanan mental dan pentingnya daya tahan psikologis bagi generasi muda, yang kemudian dilanjutkan dengan pengisian kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur tingkat ketahanan mental santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri berada pada kategori ketahanan mental tinggi (72,45%) dan sangat tinggi (23,47%), dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 37,98 (nilai minimum 26 dan maksimum 49). Hasil uji Independent sample t-test menunjukkan nilai p = 0,128 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara ketahanan mental santriwan dan santriwati. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem pendidikan, pembiasaan, dan pengasuhan di lingkungan dayah/pesantren mampu membentuk ketahanan mental yang relatif setara antara kedua gender. Kata kunci: Gender, Generasi Emas 2045, Ketahanan Mental, Santri
Penguatan Resiliensi Akademik dan Manajemen Diri Santri Melalui Metode Edugame "The Shield of Faith" di Dayah Al-Muslimun Khoirunnisya Dalimunthe; Yeni Pita Sari; Nanda Yustina
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1347

Abstract

Community service is one of the main pillars of the Tri Dharma of Higher Education, which aims to apply knowledge for the advancement of society. This activity aims to strengthen the academic resilience and self-management skills of students at Dayah Terpadu Al-Muslimun through the interactive edugame method "The Shield of Faith". The implementation method uses a Participatory Action Research (PAR) approach with experiential learning through scenario-based role-playing. The activity took place at Dayah Terpadu Al-Muslimun and was attended by 114 students at the Madrasah Aliyah level. The results showed high enthusiasm from the participants, as evident from active participation during the training sessions and an increased understanding of the concepts of mental resilience and self-management. This activity also served as a platform for multidisciplinary collaboration, enriching the perspectives of community service. In conclusion, strengthening academic resilience and self-management from an early age is highly beneficial in preparing students to face academic and life challenges in the future. Cross-disciplinary collaboration strengthens the positive impact of community service activities. This activity is expected to become a sustainable program and involve more parties in the future.
ANALISIS DESKRIPTIF PERSEPSI MAHASISSWA TERHADAP PETA KONSEP DAN RINGKASAN TEKS LINEAR DALAM MENDUKUNG DAYA INGAT Yeni Pita Sari; Nanda Yustina; Khoirunnisya Dalimunthe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan media Ringkasan Teks Linear dan Peta Konsep dalam mendukung daya ingat pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tubuh, khususnya materi Sistem Saraf. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan 28 mahasiswa yang telah mempelajari materi Sistem Saraf dengan menerapkan kedua media belajar secara bertahap. Instrumen penelitian berupa angket terstruktur dengan skala Likert 1-4 yang mengukur indikator daya ingat, yaitu mengingat istilah, retensi jangka panjang, dan kemudahan recall, serta instrumen perbandingan langsung preferensi mahasiswa. Uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan valid (r hitung > 0,374), dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,834 untuk Ringkasan Teks Linear, 0,862 untuk Peta Konsep, dan 0,788 untuk instrumen perbandingan langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa Peta Konsep memperoleh rata-rata skor lebih tinggi pada indikator mengingat istilah penting (2,75 vs 2,68) dan ketahanan memori jangka panjang (2,61 vs 2,57), sementara Ringkasan Teks Linear memperoleh skor lebih tinggi pada kemudahan recall saat kuis mendadak (2,46 vs 2,43). Mayoritas mahasiswa (42,86%) menyatakan bahwa kedua media sama-sama mendukung daya ingat. Temuan ini mengindikasikan bahwa Peta Konsep dan Ringkasan Teks Linear bersifat komplementer, dengan Ringkasan Teks Linear lebih mendukung tahap awal pemahaman dan Peta Konsep lebih mendukung tahap konsolidasi memori.
HUBUNGAN CARA MEMBAWA TAS SATU SISI DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA PENGGUNA BACKPACK Khoirunnisya Dalimunthe; Nanda Yustina; Yeni Pita Sari
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7343

Abstract

Penggunaan backpack di kalangan mahasiswa menjadi pilihan utama karena dianggap ergonomis dan mampu mendistribusikan beban secara simetris. Namun, realitas menunjukkan banyak mahasiswa justru membawa backpack hanya pada satu sisi bahu, menciptakan beban asimetris yang memicu keluhan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku membawa tas satu sisi dengan keluhan nyeri otot pada mahasiswa pengguna backpack. Studi cross-sectional melibatkan 34 mahasiswa Teknik Industri Universitas Malikussaleh yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur karakteristik demografi, perilaku penggunaan tas dan 12 keluhan musculoskeletal. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi ?=0,05. Hasil menunjukkan 91,2% responden menggunakan backpack, namun 55,9% selalu membawanya di satu bahu. Prevalensi keluhan muskuloskeletal sangat tinggi (88,2%), dengan keluhan tertinggi: nyeri berkurang saat tas dilepas (73,5%), cepat lelah fisik (70,6%), nyeri bahu (61,8%), dan nyeri punggung atas (61,8%). Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara sisi bahu dominan dengan nyeri bahu (p=0,028), posisi tas terlalu rendah dengan nyeri pinggang (p=0,033), posisi bahu diangkat dengan nyeri leher (p=0,038), kebiasaan memegang tali dengan kesemutan (p=0,041), dan durasi pemakaian dengan kelelahan fisik (p=0,022). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan backpack tidak menjamin keamanan ergonomis jika perilaku penggunaannya keliru. Kebiasaan membawa backpack satu sisi, posisi tas terlalu rendah, bahu diangkat, dan durasi pemakaian lama merupakan faktor risiko utama keluhan muskuloskeletal.