Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan media Ringkasan Teks Linear dan Peta Konsep dalam mendukung daya ingat pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tubuh, khususnya materi Sistem Saraf. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan 28 mahasiswa yang telah mempelajari materi Sistem Saraf dengan menerapkan kedua media belajar secara bertahap. Instrumen penelitian berupa angket terstruktur dengan skala Likert 1-4 yang mengukur indikator daya ingat, yaitu mengingat istilah, retensi jangka panjang, dan kemudahan recall, serta instrumen perbandingan langsung preferensi mahasiswa. Uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan valid (r hitung > 0,374), dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,834 untuk Ringkasan Teks Linear, 0,862 untuk Peta Konsep, dan 0,788 untuk instrumen perbandingan langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa Peta Konsep memperoleh rata-rata skor lebih tinggi pada indikator mengingat istilah penting (2,75 vs 2,68) dan ketahanan memori jangka panjang (2,61 vs 2,57), sementara Ringkasan Teks Linear memperoleh skor lebih tinggi pada kemudahan recall saat kuis mendadak (2,46 vs 2,43). Mayoritas mahasiswa (42,86%) menyatakan bahwa kedua media sama-sama mendukung daya ingat. Temuan ini mengindikasikan bahwa Peta Konsep dan Ringkasan Teks Linear bersifat komplementer, dengan Ringkasan Teks Linear lebih mendukung tahap awal pemahaman dan Peta Konsep lebih mendukung tahap konsolidasi memori.
Copyrights © 2026