Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL ILMIAH PLATAX

Quality of Demersal Fish sold at Tobelo Traditional Market, North Halmahera based on pH and Organoleptic Values Akerina, Febrina Olivia; Kour, Femsy; Hibata, Yutita L. N.
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 12 No. 1 (2024): ISSUE JANUARY-JUNE 2024
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v12i1.53406

Abstract

Demersal fish resources are a type of fish whose life cycle is mostly at the bottom or around the bottom of the waters. Fishery products are food commodities that quickly spoil (deteriorate in quality) because they are influenced by the high water and nutrient content. Fish bodies are a good medium for the growth of putrefactive bacteria. Factors that influence the speed of reduction in fish freshness level are storage temperature. The application of cold chains is one way of handling that is easy to apply. This study aims to analyze the quality of demersal fish sold in one of the traditional markets in the city of Tobelo based on organoleptic and pH. The results of the analysis show that the organoleptic tests of gills, eyes, flesh, smell, and texture of fish meet the requirements of the Indonesian National Standard. The pH value of fish ranges from 6.00 - 6.65 which means fish are still in very good condition. Keywords: Demersal fish, organoleptic, pH, Tobelo Abstrak Sumberdaya ikan demersal merupakan jenis-jenis ikan yang siklus hidupnya sebagian besar berada di dasar atau sekitar dasar perairan. Hasil perikanan adalah komoditas pangan yang cepat mengalami pembusukan (kemunduran mutu) karena dipengaruhi oleh tingginya kandungan air dan nutrisi. Tubuh ikan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan bakteri pembusuk. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan penurunan tingkat kesegaran ikan adalah suhu penyimpanan. Penerapan rantai dingin merupakan salah satu cara penanganan yang mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas ikan demersal yang dijual di salah satu pasar tradisional di Kota Tobelo berdasarkan organoleptic dan pH. Hasil analisis menunjukkan bahwa Uji organoleptic insang, mata, daging, bau dan tekstur ikan memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia. Nilai pH ikan berkisar dari 6,00 – 6,65 yang berarti ikan masih dalam kondisi sangat baik. Kata kunci : Ikan demersal, organoleptic, pH, Tobelo.
Durability of Fresh Skipjack Fish (Katsuwonus pelamis) by Soaking in Chitosan Solution during Storage at Room Temperature based on Total Volatile Base (TVB) Value Akerina, Febrina Olivia; Kour, Femsy
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 12 No. 2 (2024): ISSUE JULY-DECEMBER 2024
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v12i2.55887

Abstract

Fish is a food that easily deteriorates in quality. After the fish is caught or dies, the decomposition process begins to occur, this process lasts 12-20 hours at tropical temperature conditions, depending on the species, fishing method, and fishing equipment. The cause of the decline in fish quality is the activity of bacteria and enzymes by breaking down the components of the fish's body tissue, resulting in physical changes, namely softening of the meat and chemical changes that produce a foul smell due to volatile compounds. This research aims to determine the effect of chitosan solution on the durability of fresh skipjack tuna during storage based on the Total Volatile Base (TVB) value. The results of the research showed that the average TVB content of fresh skipjack tuna from treatment (AB) ranged from 8.48 - 16.78 mg N/100 g, still in the fresh category. BNT follow-up tests showed that the treatment of chitosan concentration and storage time significantly affected the skipjack tuna’s TVB value. Keywords: Demersal fish, organoleptic, pH, Tobelo Abstrak Ikan merupakan bahan pangan yang mudah mengalami kemunduran mutu. setelah ikan ditangkap atau mati, proses pembusukan mulai terjadi, proses ini berlangsung 12-20 jam pada kondisi suhu tropic, tergantung spesies, cara tangkap dan alat penangkapan. penyebab kemunduran mutu ikan adalah aktivitas bakteri dan enzim dengan cara mengurai komponen jaringan tubuh ikan sehingga terjadi perubahan pada fisik  yakni melunaknya daging san perubahan kimia yang menghasilkan bau busuk akibat senyawa-senyawa yang mudah menguap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh larutan kitosan terhadap daya awet ikan cakalang segar selama penyimpanan berdasarkan nilai Total Volatile Base (TVB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata kandungan TVB ikan cakalang segar dari perlakuan (AB) berkisar antara 8,48 – 16,78 mg N/100 g masih dalam kategori segar Uji lanjut BNT menunjukkan perlakukan konsentrasi kitosan dan lama penyimpanan berpengaruh nyata pada nilai TVB ikan cakalang segar. Kata kunci : Ikan cakalang, nilai TVB, Tobelo.
Description of Yellowfin Tuna Processing Akerina, Febrina Olivia; Kour, Femsy; Radja, Christiani Melitia; Pesondolang, Loisa Vebiola
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 12 No. 2 (2024): ISSUE JULY-DECEMBER 2024
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v12i2.59677

Abstract

Morotai Island Regency has very abundant potential, namely tuna. The abundance of tuna fishermen's catches has become an opportunity to develop tuna loin processing, one of which is at PT. Harta Samudra Morotai. This research aims to describe the processing process carried out at PT. Harta Samudra. PT. Harta Samudra has 90 employees, 84 of whom are residents. Of the total employees, 11 are permanent employees and the other 79 are daily employees. The tuna loin processing process refers to SNI 01-4104.3-2006: receiving, beheading, butchering, trimming, gas room, chiller, retouching, packing, stuffing, and laboratory analysis. Keywords: Yellowfin Tuna; Frozen Loin Tuna; PT. Harta Samudra Abstrak Kabupaten Pulau Morotai, memiliki potensi yang sangat melimpah, yakni tuna. Melimpahnya hasil tangkapan nelayan tuna, menjadi peluang dikembangkannya pengolahan Tuna loin salah satunya di PT. Harta Samudra Morotai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan yang dilakukan di PT. Harta Samudra. PT. Harta samudra memiliki 90 karyawan, 84 diantaranya merupakan penduduk lokal. Dari total keseluruhan karyawan 11 diantaranya merupakan karyawan tetap dan 79 lainnya merupakan karyawan harian. Proses pengolahan tuna loin mengacu pada SNI 01-4104.3-2006 yakni receiving, deheading, butchering, trimming, gas room, chiller, retouching, packing, stuffing dan analisis laboratorium. Kata Kunci : Tuna Ekor Kuning; Tuna Loin Beku; PT. Harta Samudra