Wirawan Dimeng
Program Pascasarjana Magister Agribisnis, Universitas Samawa, Sumbawa Besar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA PERILAKU PETANI LAHAN KERING DI DESA PELAT KECAMATAN UNTER IWIS KABUPATEN SUMBAWA Wirawan Dimeng; Ieke Wulan Ayu; Nila Wijayanti; Ahmad Yani; Syaifuddin Iskandar
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen (JRAM)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v1i1.2141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perilaku petani dalam sistem pertanianlahan kering di Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, NTB. Penelitiandilaksanakan di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Baratdari Bulan Maret-Juli 2025, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitianmenggunakan dua jenis data sekunder dan primer yaitu data primer diperoleh melaluiwawancara langsung dengan petani lahan kering menggunakan kuesioner. Data sekunderyang dikumpulkan mencakup informasi mengenai lokasi geografis penelitian, kondisidemografi penduduk, luas wilayah, serta gambaran umum tentang Desa Pelat, KecamatanUnter Iwes. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui metode dokumentasi. Metodepengumpulan data dalam penelitian, menggunakan observasi, wawancara mendalam,kuesioner, studi pustaka. Responden dalam penelitian ini adalah petani jagung lahan keringdi Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwes, yang dipilih melalui teknik accidental sampling danpurposive sampling, sebanyak 50 orang. Metode analisis data dalam penelitian, yaitu analisisdeskriptif dan Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menujukkan bahwa perilaku petanisangat dipengaruhi oleh pengalaman kolektif, norma budaya, dan peran kelembagaan sepertikelompok tani dan pemerintah desa. Perilaku petani dalam mengelola lahan kering sangatdipengaruhi oleh faktor usia, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, dan statuskepemilikan lahan. Keikutsertaan dalam kelembagaan lokal berperan penting dalammendorong adaptasi dan kolaborasi petani. Oleh karena itu, pemahaman terhadapkarakteristik ini penting sebagai dasar dalam merancang kebijakan dan programpemberdayaan petani lahan kering yang efektif.