Ardhi Prabowo
Prodi Magister Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI MODEL TGT DENGAN ASESMEN DINAMIS BERBANTUAN GAME INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Caecillia Rafika Sarah; Kartono Kartono; Ardhi Prabowo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran teams Games Tournament (TGT) dengan asesmen dinamis berbantuan game interaktif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di SMA Negeri 4 Semarang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Desian penelitian yang digunakan adalah posttest-only design group. Sedangakn, populasi pada penelitian ini yakni seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 4 Semarang Tahun Ajaran 2024/2025. Dalam mengambil sampel, penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Instrumen utama dalam penelitian ini berupa tes yang dirancang untuk mengatur kemampuan pemecahan masalah matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes kepada siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Seluruh data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS 25.0 dan Microsoft Excel. Prosedur analisis mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji ketuntasan individual dan klasikal, perbedaamdua rata-rata, serta uji proporsi dua sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.
KAJIAN TENTANG PENGARUH PENERAPAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS Dillila Widdatina Viqtorinnada; Bambang Eko Susilo; Ardhi Prabowo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v12i1.8477

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting khususnya dalam pendidikan matematika karena memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan nyata. flipped classroom menciptakan aktivitas belajar siswa di rumah dan di sekolah, sehingga siswa dapat mendalami materi serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis. Oleh karena itu, dalam pendidikan tinggi dan pendidikan dasar, perlu dilakukan kajian sistematis untuk 1) mengetahui tingkat pengaruh flipped classroom dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, 2) memperoleh kiat-kiat (intervensi) yang dapat mendukung flipped classroom dalam pembelajaran matematika, dan 3) mengetahui peran flipped classroom dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian ini systematic literature review. Flipped classroom dan kemampuan berpikir kritis diteliti dari tahun 2020 hingga 2025 dalam bentuk kajian sintesis pengaruh dan intervensi yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flipped classroom sebagian besar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan kesiapan siswa. Intervensi yang digunakan sebagian besar efektif, tren intervensi yang digunakan untuk mendukung flipped classroom diperoleh pada penggunaan Google Sites. Selain itu, flipped classroom berperan penting untuk meningkatkan kemandirian belajar, self efficacy, dan self regulated siswa.
ANALISIS PENGARUH MATHEMATICAL RESILIENCE TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI KOMBINASI PEMBELAJARAN SSCS-TGT DENGAN PENDEKATAN REALISTIK Madda Salimatul Hikmah; Yohanes Leonardus Sukestiyarno; Ardhi Prabowo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v12i1.8526

Abstract

Tujuan penelitian ini sebagai berikut (1) Menguji kualitas kombinasi pembelajaran SSCS-TGT dengan pendekatan realistik terhadap Kemampuan Penalaran Matematis (KPM); (2) Menguji pengaruh Mathematical Resilience (MR) terhadap KPM; dan (3) Mendeskripsikan KPM ditinjau dari MR. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan desain explanatory sequential, dilaksanakan di SMPN 1 Petarukan tahun ajaran 2024/2025. Sampel kuantitatif menggunakan kelas VIII D (eksperimen) dan VIII F (kontrol), sedangkan subjek kualitatif dipilih berdasarkan tingkat MR di kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kombinasi pembelajaran SSCS-TGT dengan pendekatan realistik berkualitas terhadap KPM, dibuktikan melalui tiga domain utama Charlotte Danielson’s Framework: (a) perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian valid (88,74%); (b) keterlaksanaan pembelajaran sangat baik (87,2%) dengan respon siswa positif (77,2%); (c) evaluasi pembelajaran menunjukkan efektivitas TKPM (Tes Kemampuan Penalaran Matematis) dengan hasil rata-rata TKPM mencapai BLA: 68, proporsi kelas eksperimen memenuhi batas ketuntasan melebihi 75%; rata-rata TKPM kelas eksperimen (74,69) lebih dari kelas kontrol (63,31); dan proporsi ketuntasan kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol; (2) Terdapat pengaruh signifikan antara MR terhadap KPM, namun kekuatannya rendah (29,6%) (3) Deskripsi KPM ditinjau dari MR siswa, menunjukkan bahwa: (a) siswa dengan MR tinggi umumnya memenuhi seluruh indikator KPM, yaitu sense making, conjecturing and convicing, reflecting, dan generalizing; (b) siswa dengan MR sedang, memenuhi satu indikator secara sempurna (sense making), dua indikator terpenuhi sebagian (conjecturing and convicing dan reflecting), satu indikator yang tidak terpenuhi (generalizing); dan (c) siswa dengan MR rendah hanya memenuhi dua indikator KPM secara parsial (sense making dan conjecturing and convicing), dua indikator yang tidak terpenuhi (reflecting dan generalizing).