Bambang Eko Susilo
Magister Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP LITERASI MATEMATIS SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Syahrul Wafa Hilalunnaja; Arief Agoestanto; Bambang Eko Susilo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.7893

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh model Guided Discovery Learning (GDL) terhadap literasi matematis siswa berdasarkan kajian literatur. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan GDL dalam meningkatkan literasi matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti prosedur Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh dari berbagai sumber jurnal terindeks yang relevan dengan topik penelitian. Artikel yang digunakan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa GDL memiliki pengaruh positif terhadap literasi matematis siswa, terutama dalam meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan pemecahan masalah. Beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas model ini meliputi keterlibatan aktif siswa, kualitas bimbingan guru, serta kesiapan materi ajar sesuai dengan karakteristik siswa. berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa GDL merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan literasi matematis siswa. Oleh karena itu, penerapan model ini perlu didukung oleh perencanaan pembelajaran yang matang serta pengembangan sumber daya pendukung yang memadai.
ANALISIS PENGARUH PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MURID: STUDI SLR Ricky Efendi; Bambang Eko Susilo; Arief Agoestanto; Scolastika Mariani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8287

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid di berbagai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel jurnal terbitan tahun 2016–2025. Dari 67 artikel awal, terdapat 21 jurnal yang memenuhi kriteria. Setelah melalui analisa didapat 13 artikel yang tidak lengkap data penelitianya dan hanya 8 artikel yang memuat data kuantitatif lengkap, khususnya data pretest dan posttest. Subjek penelitian mencakup siswa jenjang SD hingga SMA dari berbagai mata pelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara konsisten memberikan peningkatan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis murid, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 27,36 poin. Efektivitas PBL tampak seragam di semua jenjang pendidikan dan lintas mata pelajaran, menunjukkan bahwa pendekatan ini bersifat fleksibel dan aplikatif. Variasi implementasi PBL dalam artikel terpilih meliputi pendekatan berbasis etnomatematika, penggunaan scaffolding, dan pemanfaatan media digital seperti Canva. Terlihat juga bahwa saat melakukan penelitian, jumlah sampel dan populasi yang dipilih cukup mempengaruhi peningkatan variabel terikatnya Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa PBL berkontribusi penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis karena menekankan pada proses pembelajaran aktif, analitis, dan kontekstual. Oleh karena itu, model PBL direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun daya nalar dan kemampuan berpikir kritis murid di berbagai tingkat dan konteks pendidikan.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK MELALUI DISCOVERY LEARNING BERNUANSA ETNOMATEMATIKA MATERI SPLTV Kismiyanti Kismiyanti; Bambang Eko Susilo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v12i1.9336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Discovery Learning dan etnomatematika dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran sistem persamaan linear tiga variabel. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain penelitian nonequivalent control group design yang melibatkan siswa kelas X AKL sebagai kelas eksperimen dan siswa X TE sebagai kelas kontrol. Berdasarkan analisis Uji Mann Whitney U Test dan Uji Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning bernuansa etnomatematika efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Intervensi pembelajaran dilakukan selama empat kali pertemuan dengan mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal Batik Bakaran Juwana dalam konteks pembelajaran matematika. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi dan disesuaikan dengan indikator berpikir kritis menurut Perkins Murphy. Keempat indikator berpikir kritis yang meliputi clarification, assessment, inference, dan strategies menunjukkan perkembangan yang optimal melalui pembelajaran Discovery Learning bernuansa etnomatematika dengan konteks budaya yang relevan dan bermakna bagi siswa.
ANALISIS MODEL PROBING-PROMPTING PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP MATHEMATICAL HIGHER ORDER THINKING SKILL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Anisa Rima Auliya; Iwan Junaedi; Bambang Eko Susilo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i1.7094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas implementasi model probing-prompting dengan pendekatan open-ended dan mendeskripsikan mathematical higher order thinking skill peserta didik berdasar gaya belajar setelah implementasi model probing-prompting dengan pendekatan open-ended. Metode yang digunakan adalah mix methods menggunakan sequential explanatory. Penelitian kuantitatif dengan populasi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Bobotsari dan sampel kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan mathematical higher order thinking skill berdasarkan tipe gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembelajaran model probing-prompting dengan pendekatan open-ended berkualitas dari segi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil, dan 2) deskripsi mathematical higher order thinking skill dihasilkan sebagai berikut (a) peserta didik gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik pada kategori tinggi mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta, (b) peserta didik gaya belajar visual dan auditori pada kategori sedang belum mampu mengevaluasi, (c) peserta didik gaya belajar kinestetik kategori rendah belum mampu mengevaluasi dan mencipta.
DAMPAK PEMBELAJARAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA: STUDI SLR Kismiyanti Kismiyanti; Bambang Eko Susilo; Arief Agoestanto; Scolastika Mariani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8251

Abstract

Kemampuan berpikir kritis salah satu kompetensi fundamental yang diperlukan siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Tujuan dari penelitian menggunakan systematic literature review ini yaitu menganalisis dampak pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan meta sintesis dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020 – 2024 dari database Google Scholar dan terakreditasi Sinta. Kriteria inklusi meliputi penelitian empiris yang mengkaji implementasi PMRI dan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah atas. Berdasarkan analisis, pendekatan PMRI terbukti secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan effect size berkisar antara 0,72 – 1,24 yang dikategorikan sebagai dampak besar. Konteks pembelajaran realistik yang mengintegrasikan situasi kehidupan nyata mampu merangsang proses kognitif tingkat tinggi, mendorong siswa menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara mendalam. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan PMRI efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan secara maksimal kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran matematika.