Sistiana Windyariani
Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DESIGN THINKING BASED ON ENTREPRENEURSHIP (DT-E) TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA MENENGAH ATAS Hilda Munadiah; Sistiana Windyariani; Aa Juhanda
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Design thinking Based on Entrepreneurship (DT-E) dalam meningkatkan kemampuan problem solving peserta didik SMA pada materi sistem ekskresi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model DT-E dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes esai problem solving (pretest dan posttest), angket respon peserta didik, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model DT-E berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan problem solving dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,78 pada kelas eksperimen (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,34 (kategori sedang). Hasil keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan rata-rata 97% dengan kategori sangat baik. Respon peserta didik terhadap model DT-E berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase 82%. Sinkronisasi antara respon peserta didik dan capaian kemampuan problem solving menunjukkan keterkaitan positif. Model DT-E terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan problem solving dan membentuk keterampilan kewirausahaan peserta didik.
PENGARUH IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STEM BERBASIS DIMENSI 21CLD REAL-WORLD PROBLEM SOLVING AND INNOVATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Rika Siti Jenab; Gina Nuranti; Sistiana Windyariani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8642

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu komponen yang diperlukan untuk menghadapi era abad ke-21. Oleh karena itu, perlu adanya pembelajaran yang melatih siswa dalam memecahkan suatu permasalahan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dari implementasi pembelajaran STEM berbasis dimensi 21st Century Learning Design (21CLD) Real-World Problem Solving and Innovation terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain non-equivalent control group yang dilaksanakan di salah satu SMA Negeri Kota Sukabumi. Pengambilan sampel dilaksanakan melalui teknik purposive sampling dengan jumlah 23 siswa kelas eksperimen dan 27 siswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal uraian berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah, angket respon siswa terhadap pembelajaran dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan nilai skor tes kemampuan pemecahan masalah kelam s eksperimen berada pada angka 96 dengan hasil uji independent sample t-test terhadap nilai posttest pada taraf signifikasi 5% menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (sig 0,05). Kesimpulan dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari implementasi pembelajaran STEM berbasis Dimensi 21CLD-Real-World Problem Solving and Innovation terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.